Legenda Juventus, Alessandro Del Piero, mengaku terkejut dengan keputusan Luciano Spalletti yang menunda terlalu lama memainkan Jonathan David dalam hasil imbang 1-1 melawan Sporting CP di Liga Champions.
Pertandingan di Allianz Stadium tersebut meninggalkan banyak tanda tanya bagi para tifosi.
Meski Dusan Vlahovic berhasil mencetak gol penyeimbang di babak pertama, keputusan Spalletti di menit-menit akhir justru menjadi sorotan utama.
Juventus Gagal Maksimalkan Lini Depan
Dalam laga itu, Juventus terlihat mendominasi permainan namun gagal mengonversi peluang menjadi kemenangan.
Ketika Vlahovic ditarik keluar pada menit ke-83, banyak yang menduga Jonathan David atau Loïs Openda akan segera dimasukkan untuk menjaga daya serang.
Namun, Spalletti justru memilih memasukkan Vasilije Adžić, seorang gelandang tengah, dan menggeser Kenan Yildiz ke posisi penyerang tengah selama beberapa menit.
Baru pada menit ke-87, David akhirnya dimasukkan, terlalu terlambat untuk memberikan dampak berarti.
Langkah tersebut langsung memicu reaksi dari Del Piero, yang menilai bahwa keputusan Spalletti tidak mencerminkan potensi sebenarnya dari skuat Juventus saat ini.
Del Piero: “Saya Heran dengan Keputusan Itu”
Berbicara kepada Sky Sport Italia (via IlBianconero), Del Piero menyatakan rasa kecewanya terhadap pendekatan Spalletti dalam 15 menit terakhir laga.
“Saya agak kecewa dengan keputusan di penghujung laga. Vlahovic diganti, tapi baik Jonathan David maupun Openda tidak langsung dimainkan,” ujar Del Piero.
“Spalletti menempatkan Yildiz di posisi lebih depan, tapi dia bukan penyerang murni. Juventus sudah berinvestasi besar untuk memperkuat lini depan, jadi seharusnya mereka memanfaatkan para pemain itu sebaik mungkin.”
Menurut sang legenda, keputusan tersebut memperlihatkan bahwa Spalletti masih dalam tahap mempelajari karakter tim, namun ia menegaskan bahwa masalah efektivitas serangan Juventus harus segera diselesaikan.
“Juventus kesulitan mencetak gol. Jika kamu sudah mengeluarkan dana besar untuk pemain seperti David dan Openda, kamu harus memberi mereka kepercayaan dan waktu bermain,” tegas Del Piero.
Juventus Masih Berjuang di Liga Champions
Hasil imbang kontra Sporting CP membuat Juventus tertahan dengan tiga poin dari empat laga, menempatkan mereka dalam posisi rawan di fase liga Liga Champions.
Berdasarkan proyeksi dari musim sebelumnya, Bianconeri membutuhkan setidaknya 8–9 poin dari empat laga tersisa untuk lolos ke babak playoff.
Dengan jadwal padat dan lawan berat, Spalletti harus menemukan keseimbangan antara strategi taktis dan pemanfaatan potensi penuh dari pemain yang dimilikinya.

Leave a Reply