Kiper Juventus, Michele Di Gregorio, menegaskan bahwa timnya tampil solid dan dominan saat menghadapi Torino, meski laga berakhir tanpa gol.
Menurutnya, Bianconeri hanya kurang satu hal penting, yakni penyelesaian akhir.
Pertandingan Derby della Mole pada pekan ke-11 Serie A 2025-26 di Allianz Stadium itu berakhir 0-0, hasil yang jelas membuat Juventus kecewa mengingat mereka menguasai jalannya permainan hampir sepanjang laga.
Namun, Di Gregorio melihat sisi positif: performa tim secara keseluruhan sudah berada di jalur yang benar.
Juventus Dominan, Tapi Tumpul di Depan Gawang
Sejak menit awal, Juventus tampil menekan dengan penguasaan bola dan intensitas tinggi.
Mengenakan kostum hitam-putih kebanggaan, anak asuh Luciano Spalletti mendikte tempo permainan dan terus mencoba menembus pertahanan rapat Torino.
Namun, tim tamu tampil disiplin dan terorganisir dengan baik. Setiap upaya serangan dari Juventus selalu berujung buntu, baik karena kepadatan di lini belakang Torino maupun aksi gemilang sang kiper Paleari, yang beberapa kali melakukan penyelamatan penting.
Meskipun Kenan Yildiz, Jonathan David, dan Loïs Openda berusaha menciptakan momen magis di depan gawang, sentuhan akhir yang dibutuhkan untuk mengubah peluang menjadi gol tak kunjung datang.
Di Gregorio: “Yang Kurang Hanya Gol”
Dalam wawancara pasca-pertandingan yang dikutip dari TuttoJuve, Michele Di Gregorio menilai bahwa hasil imbang tersebut tidak sepenuhnya menggambarkan performa tim di lapangan.
“Menurut saya, satu-satunya hal yang kurang hanyalah gol. Kami sudah bermain sangat baik. Paleari (kiper Torino) melakukan banyak penyelamatan, dan kami menunjukkan kualitas. Yang hilang hanya gol,” ujar Di Gregorio.
Sang kiper juga menekankan bahwa semangat dan kerja keras tim tetap harus dihargai. Ia percaya bahwa dengan mempertahankan performa seperti ini, Juventus akan segera kembali meraih kemenangan.
Sinyal Positif untuk Spalletti dan Juventus
Meski gagal mencetak gol, Juventus menunjukkan peningkatan dalam hal organisasi permainan, pressing, dan kedisiplinan taktik di bawah asuhan Spalletti.
Tim terlihat kompak dan solid dalam membangun serangan dari belakang.
Laga ini menjadi pengingat bahwa dalam sepak bola, detail kecil bisa membuat perbedaan besar.
Juventus kini hanya perlu mengasah penyelesaian akhir agar dominasi mereka di lapangan bisa terkonversi menjadi hasil maksimal di papan skor.
Dengan performa seperti yang ditunjukkan melawan Torino, optimisme di kamp Juventus tetap tinggi. Para pendukung percaya bahwa kemenangan hanyalah soal waktu, karena pondasi permainan sudah terbentuk dengan sangat baik.

Leave a Reply