Dalam laga yang datar dan mengecewakan bagi lini serang Juventus, yang berakhir dengan hasil imbang tanpa gol kontra Torino di Derby della Mole, secercah cahaya muncul dari bangku cadangan.
Dialah Edon Zhegrova, winger asal Kosovo yang menunjukkan performa impresif di Allianz Stadium, dan cukup untuk membuat sejumlah media Italia terkesan.
Masuk pada menit ke-64 menggantikan Francisco Conceição, Zhegrova langsung menghadirkan energi baru.
Ia memperlihatkan kelincahan, keberanian, dan gaya khasnya yang suka menantang bek lawan satu lawan satu.
Dalam momen di mana Juventus kekurangan ide di sepertiga akhir lapangan, Zhegrova menjadi sumber kreativitas yang segar dan dinamis.
Zhegrova Bikin Lazaro Kewalahan
Begitu menginjak rumput Allianz Stadium, Zhegrova langsung jadi sorotan. Bek Torino, Valentino Lazaro, dibuat kerepotan menghadapi pergerakannya yang eksplosif.
Dribel cepat dan gerakan memotong ke dalam ke arah kaki kiri berulang kali menciptakan kepanikan di pertahanan lawan.
Kendati tak menghasilkan gol, kontribusinya terasa jelas: Juventus lebih hidup, serangan lebih cair, dan publik di stadion kembali bersemangat melihat aksi individu Zhegrova.
Media Italia Kompak Beri Pujian
Penampilan Zhegrova tidak luput dari sorotan media olahraga Italia. Tiga surat kabar besar memberikan penilaian positif untuk debutnya yang menjanjikan.
La Gazzetta dello Sport (6.5) menulis penuh kekaguman:
“Hanya satu aksi besar, tapi penuh tepuk tangan: Lazaro kehilangan arah. Ia tampil di panggung seperti pemain yang tahu bagaimana menguasainya.”
Tuttosport (6) memberikan ulasan yang lebih moderat:
“Langsung memberi umpan matang ke kepala McKennie. Aktif dan dicari oleh rekan-rekan setim, meski umpan silangnya belum sepenuhnya akurat.”
Corriere dello Sport (6.5) menyoroti pengaruhnya di fase akhir laga:
“Bola di kakinya selalu jadi ancaman. Dengan gerakan khas ke dalam, ia mengirimkan beberapa umpan berbahaya ke depan gawang Paleari.”
Kartu As Baru untuk Spalletti
Luciano Spalletti tampaknya menemukan senjata baru dalam diri Edon Zhegrova. Meski baru tampil kurang dari setengah jam, winger asal Kosovo itu sudah menunjukkan kualitas yang membuatnya pantas dipertimbangkan sebagai opsi utama di sektor sayap kanan.
Spalletti dikenal menyukai pemain yang berani mengambil risiko dan mampu menciptakan ketidakseimbangan di lini pertahanan lawan, dan Zhegrova menjelma jadi sosok seperti itu.
Ia tak ragu mencoba dribel, menembak dari sudut sempit, atau memancing pelanggaran di area berbahaya.

Leave a Reply