Winger Juventus, Francisco Conceicao tampil impresif pada babak pertama saat Juventus bermain imbang 0-0 melawan Torino di pekan ke-11 Serie A 2025-26.
Namun performanya di lapangan justru tertutupi oleh kontroversi setelah ia digantikan.
Penampilan Gemilang di Babak Pertama
Conceicao menjadi ancaman utama Juventus di sayap kanan selama 45 menit pertama. Beberapa aksi menawannya termasuk:
- Memberikan assist sempurna untuk Dusan Vlahovic di depan gawang Torino.
- Hampir mencetak gol sendiri, namun tembakannya ditepis dengan jari oleh Paleari, kiper Torino.
Performa impresif ini membuatnya menjadi sorotan, bahkan banyak penggemar menilai ia adalah pemain terbaik Juventus pada babak pertama.
Kejadian Memalukan Setelah Digantikan
Di babak kedua, performa Conceicao mulai menurun. Luciano Spalletti memutuskan untuk menggantinya pada menit ke-65 dengan Edon Zhegrova, bersamaan dengan pergantian Vlahovic oleh Jonathan David.
Saat duduk di bangku cadangan, Conceicao terlihat marah dan mengeluarkan kata-kata kasar. Awalnya, beberapa pengamat mengira kemarahannya ditujukan pada Spalletti karena digantikan.
Namun menurut La Gazzetta dello Sport, sasaran kemarahan Conceicao sebenarnya bukan pelatih Juventus.
Pemain muda asal Porto itu melampiaskan kemarahannya pada seorang kameramen yang tengah merekam aksinya, menyuruhnya untuk fokus pada pertandingan.
Sementara itu, Vlahovic terlihat berusaha menenangkan rekannya itu, mengingatkan agar tidak menimbulkan kontroversi yang tidak perlu.
Meskipun kemarahan Conceicao tidak ditujukan kepada Spalletti, tindakan menghina seorang pekerja yang hanya menjalankan tugasnya jelas merugikan reputasi sang pemain.
Conceiçao un filo incazzato con Spalletti per il cambio#JuventusTorino pic.twitter.com/xH3iYypy24
— Tancredi Palmeri (@tancredipalmeri) November 8, 2025

Leave a Reply