Pakar Sebut Juventus Hambat Perkembangan Locatelli

Manuel Locatelli pernah dianggap sebagai salah satu gelandang muda terbaik di dunia.

Performanya yang gemilang bersama Timnas Italia di Euro 2020 membuat Juventus yakin bahwa mereka menemukan pemain yang bisa menjadi pusat revolusi lini tengah mereka.

Namun tiga tahun berselang, ekspektasi besar itu belum benar-benar menjadi kenyataan.

Kini, seorang pakar sepak bola Italia menilai bahwa Locatelli bukan gagal, tetapi justru tidak didukung oleh lingkungan yang tepat di Juventus.

Ekspektasi Besar Saat Datang ke Turin

Ketika Juventus merekrut Locatelli dari Sassuolo, banyak yang percaya bahwa Bianconeri telah memenangkan jackpot.

Di bawah Roberto De Zerbi, Locatelli menunjukkan kualitas teknis, ketenangan, serta kepemimpinan yang jarang dimiliki gelandang seusianya.

Juventus melihatnya sebagai proyek jangka panjang:

  • Pemimpin lini tengah masa depan
  • Gelandang komplet dengan kemampuan build-up dan bertahan
  • Pilar baru Timnas Italia

Namun perjalanan Locatelli di Turin tidak sepenuhnya berjalan mulus. Di bawah Max Allegri kala itu, ia sering ditempatkan dalam peran yang sangat bertahan, jauh dari gaya bermain kreatif yang ia tunjukkan di Sassuolo.

Perubahan peran itulah yang membuat pengaruhnya di lapangan menjadi lebih terbatas.

Kondisi ini berujung pada hilangnya tempatnya di Timnas Italia, sebuah sinyal bahwa sesuatu tidak berjalan sesuai harapan.

Pundit: “Locatelli Tidak Bersalah, Juve yang Menghambat Perkembangannya”

Pakar sepak bola Bortolo Mutti memberikan sudut pandang yang berbeda terkait stagnasi Locatelli.

Menurutnya, bukan Locatelli yang kurang, melainkan Juventus yang gagal menyediakan lingkungan ideal bagi sang gelandang.

Dalam wawancara yang dikutip TuttoJuve, Mutti mengatakan:

“Locatelli? Kritik itu tidak pantas untuknya. Dia seorang profesional hebat. Bahkan Juventus tidak membiarkannya berkembang sebagaimana mestinya,” ujarnya.

“Kesulitan yang dihadapi tim tahun ini sangat jelas. Tidak ada sosok pemimpin. Kita membutuhkan pelatih yang bisa menciptakan figur seperti itu. Namun, Locatelli adalah pemain yang sangat bagus, ia juga bermain untuk tim nasional. Ia tidak pantas mendapat kritik seperti ini. Ia jelas bekerja keras dan memberikan segalanya. Menurut saya, dia pemain yang baik di Juventus, tetapi klub itu sendiri harus berbuat lebih banyak.”

Dalam komentar tersebut, Mutti menyoroti beberapa masalah di dalam tim:

1. Tidak Ada Pemimpin Sejati di Dalam Skuad

Juventus dinilai kehilangan sosok pemimpin kuat yang bisa menjadi referensi di lapangan dan ruang ganti, seseorang yang bisa mendampingi Locatelli untuk berkembang lebih jauh.

2. Butuh Pelatih yang Mampu Membentuk Pemimpin

Mutti menilai bahwa pelatih seharusnya menciptakan figur pemimpin tersebut, bukan hanya mengandalkan kondisi alami skuad.

3. Lingkungan yang Tidak Mendukung

Menurutnya Juventus, dengan segala tekanan dan masalah internal yang terjadi tidak memberikan kestabilan yang dibutuhkan oleh seorang gelandang yang ingin berkembang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*