Juventus Membaik di Bawah Spalletti, Namun Panucci Soroti Masalah Serius di Lini Serang

Juventus perlahan menunjukkan tanda-tanda kebangkitan sejak ditangani Luciano Spalletti.

Sentuhan pelatih berpengalaman Italia itu mulai terasa, baik dari segi organisasi permainan, kedisiplinan taktik, hingga mentalitas tim di lapangan.

Namun di balik progres yang menjanjikan tersebut, satu masalah krusial masih menghantui Bianconeri, yakni ketajaman di ujung tombak.

Pandangan inilah yang disorot mantan bek Timnas Italia, Christian Panucci, yang menilai Juventus belum memiliki sosok penyerang yang benar-benar bisa menjadi pembeda.

Fondasi Mulai Terbentuk di Era Spalletti

Kehadiran Luciano Spalletti membawa angin segar ke Turin. Juventus kini tampil lebih rapi, kompak, dan terlihat memahami peran masing-masing di atas lapangan. Struktur permainan lebih seimbang, transisi bertahan ke menyerang berjalan lebih terkontrol, dan tim tidak lagi mudah kehilangan bentuk ketika ditekan lawan.

Kemenangan atas Bologna baru-baru ini menjadi salah satu contoh nyata perubahan tersebut. Juventus terlihat lebih solid sebagai sebuah tim, mampu mengendalikan tempo, dan menunjukkan kematangan yang sempat hilang dalam beberapa musim terakhir.

Secara keseluruhan, arah perkembangan Bianconeri dinilai positif dan menjanjikan untuk jangka menengah hingga panjang.

Investasi Besar, Masalah Lama Masih Ada

Meski begitu, persoalan utama Juventus masih berkutat di sektor serangan. Manajemen sebenarnya sudah berupaya keras dengan mendatangkan nama-nama besar seperti Jonathan David dan Lois Openda, melengkapi stok penyerang yang sudah diisi Dusan Vlahovic dan Kenan Yildiz.

Sayangnya, investasi tersebut belum berbuah maksimal. Juventus kerap kesulitan menciptakan peluang bersih, terutama ketika memasuki area sepertiga akhir lapangan.

Aliran bola sering terhenti, keputusan di depan gawang kurang tajam, dan peluang emas kerap terbuang percuma.

Masalah ini membuat Juventus tampak dominan dalam permainan, namun kurang efektif dalam hal penyelesaian akhir.

Kritik Tajam Christian Panucci

Christian Panucci secara lugas mengungkapkan kekhawatirannya terhadap lini depan Juventus.

Dalam analisanya yang dikutip dari TuttoJuve, Panucci menilai bahwa masalah utama bukan lagi soal permainan tim, melainkan ketiadaan striker yang benar-benar mematikan.

“Juventus tampil sangat baik, untuk pertama kalinya mereka benar-benar terlihat sebagai sebuah tim. Tapi masalahnya, ketika bola masuk ke 20 meter terakhir, mereka tidak punya striker,” ujar Panucci.

Ia menambahkan bahwa Lois Openda setidaknya menunjukkan pergerakan yang lebih aktif, namun itu belum cukup.

“Openda melakukan sedikit lebih banyak, tapi di lini depan gelap total. Tidak ada pemain yang benar-benar bisa memasukkan bola ke gawang.” Lanjutnya.

Komentar Panucci menegaskan tantangan terbesar Luciano Spalletti ke depan. Fondasi permainan sudah mulai terbentuk, namun tanpa striker yang konsisten dan klinis, Juventus akan kesulitan bersaing di level tertinggi, baik di Serie A maupun Liga Champions.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*