Malam penuh emosi tersaji di Allianz Stadium ketika Paulo Dybala kembali menginjakkan kaki di Turin sebagai lawan pada pekan ke-16 Serie A 2025-26.
Meski kini berseragam AS Roma, bintang asal Argentina itu tetap mendapat tempat spesial di hati para pendukung Juventus.
Pada laga yang berakhir dengan kemenangan Juventus 2-1 atas Roma, Dybala menerima standing ovation dari fans Bianconeri saat ia ditarik keluar pada babak kedua.
Momen tersebut menjadi bukti bahwa ikatan emosional antara Dybala dan Juventus belum pernah benar-benar terputus.
Sambutan Hangat untuk Mantan Idola
Dybala tampil sebagai starter menghadapi mantan klubnya dan bermain hingga menit ke-56 sebelum digantikan.
Ketika namanya diumumkan melalui pengeras suara stadion, ribuan pendukung Juventus berdiri dan memberikan tepuk tangan panjang, sebuah penghormatan tulus untuk pemain yang pernah menjadi simbol era penting klub.
Cuplikan momen tersebut juga dibagikan oleh DAZN melalui media sosial X, memperlihatkan betapa hangatnya sambutan publik Turin kepada La Joya.
Juventus Menang, Tapi Emosi Milik Dybala
Dalam pertandingan tersebut, Juventus mengamankan kemenangan berharga 2-1 yang membawa mereka hanya terpaut satu poin dari Roma di klasemen Serie A. Hasil ini menjaga asa Bianconeri untuk terus menekan zona empat besar.
Namun di luar hasil pertandingan, perhatian publik justru tertuju pada Dybala, bukan sebagai lawan, melainkan sebagai mantan pahlawan yang kembali pulang.
Jejak Emas Dybala Bersama Juventus
Paulo Dybala membela Juventus selama tujuh musim, dari 2015 hingga 2022. Selama periode tersebut, ia mencatatkan:
- 115 gol
- 293 penampilan
- Berbagai trofi domestik
- Status sebagai salah satu ikon modern klub
Ia meninggalkan Juventus pada 2022 dengan status bebas transfer sebelum bergabung dengan Roma, keputusan yang sempat menyisakan perdebatan di kalangan fans.
Namun sambutan di Allianz Stadium menunjukkan satu hal yang jelas: warisan Dybala di Juventus tetap dihormati.

Leave a Reply