Persaingan memperebutkan gelar juara Serie A atau Scudetto musim ini (2025-26) semakin memanas.
Salah satu raksasa yang kembali menjadi sorotan utama adalah Juventus. Setelah beberapa musim kesulitan, Si Nyonya Tua menunjukkan tanda-tanda kebangkitan yang signifikan.
Legenda sekaligus mantan kapten Juventus, Leonardo Bonucci, baru-baru ini memberikan pandangannya mengenai apakah mantan klubnya tersebut benar-benar mampu kembali ke puncak singgasana sepak bola Italia.
Transformasi Juventus: Efek Kepemimpinan yang Solid
Dalam beberapa pekan terakhir, Juventus tampil dengan performa yang sangat menjanjikan. Tim ini tampak lebih dekat dengan puncak klasemen Serie A daripada yang mungkin mereka akui secara publik.
Di bawah arahan Luciano Spalletti, Juventus menunjukkan peningkatan drastis dalam hal fokus dan konsistensi, dua elemen yang sempat hilang dalam beberapa bulan sebelumnya.
Para pemain di Allianz Stadium kini menyadari bahwa di liga seketat Serie A, mereka tidak boleh lengah sedikit pun.
Beberapa perubahan kunci yang terlihat adalah:
- Stabilitas Pertahanan: Kembali ke filosofi clean sheet yang menjadi identitas klub.
- Resiliensi Mental: Kemampuan mengamankan hasil positif di laga-laga sulit yang musim lalu mungkin berakhir dengan kekalahan.
- Intensitas Tinggi: Permainan yang lebih gigih sepanjang 90 menit penuh.
Analisis Leonardo Bonucci: Peluang Juara di Tengah Persaingan Ketat
Berbicara kepada Calciomercato, Leonardo Bonucci memberikan penilaian objektif mengenai peta persaingan musim ini.
Meski mengakui kekuatan lawan, Bonucci melihat ada percikan juara dalam skuad Juventus saat ini.
“Juventus menangi Scudetto? Nah, dengan Spalletti, mereka mulai melakukan apa yang seharusnya mereka lakukan, yaitu memenangkan pertandingan,” ujar Bonucci.
“Namun, Napoli, Inter, dan Milan terbukti menjadi tim yang hebat. Ini akan menjadi kejuaraan yang luar biasa,”
Komentar Bonucci ini menyoroti dua sisi: optimisme internal skuad Juventus dan pengakuan atas kekuatan rival. Bonucci melihat bahwa Juventus telah menemukan stabilitas yang dibutuhkan untuk menantang gelar, namun ia juga memperingatkan bahwa persaingan di papan atas sangatlah sengit.

Leave a Reply