Fabio Capello Sebut Juventus Punya Keunggulan Ini untuk Rebut Scudetto

Persaingan gelar juara Serie A musim 2025/2026 semakin memanas. Setelah sempat terseok-seok di awal musim, Juventus kini resmi dinyatakan kembali sebagai penantang serius gelar Scudetto. Hal ini ditegaskan oleh pelatih legendaris Italia, Fabio Capello.

Menurut Capello, transisi kepemimpinan dari Igor Tudor ke Luciano Spalletti pada akhir Oktober lalu telah mengubah wajah Bianconeri menjadi tim yang jauh lebih kompetitif dan ditakuti.

Kebangkitan di Bawah Luciano Spalletti

Sempat kehilangan banyak poin penting di awal kampanye, Juventus kini mulai menunjukkan konsistensi. Kemenangan berturut-turut atas Bologna dan Roma membawa Si Nyonya Tua melesat ke posisi kelima klasemen sementara.

Statistik Kebangkitan Juventus:

  • Peringkat: 5 (Hanya selisih 1 poin dari zona Liga Champions).
  • Jarak ke Puncak: Hanya terpaut 4 poin dari pemuncak klasemen, Inter Milan (meskipun Inter masih memiliki tabungan satu pertandingan).
  • Tren: Kemenangan beruntun melawan tim besar yang memulihkan mentalitas juara.

Ketidakkonsistenan Rival Jadi Celah bagi Juve

Fabio Capello mencatat bahwa tidak ada satu tim pun di Serie A saat ini yang benar-benar mampu mendominasi sendirian. Inter, Milan, Roma, dan Napoli semuanya menunjukkan inkonsistensi.

“Tim-tim pesaing mengumpulkan poin, tapi mereka juga kehilangan poin. Inkonsistensi ini terutama disebabkan oleh komitmen di kompetisi Eropa. Tim tidak bisa menjaga tempo tinggi terus-menerus,” ujar Capello kepada La Gazzetta dello Sport.

Di tengah kelelahan para rival itulah, Juventus mulai mengejar dengan langkah pasti.

“Milan dan Roma sempat memimpin, sekarang Inter yang berada di atas, Napoli juga masih ada di sana, dan Juve benar-benar mulai kembali masuk ke dalam persaingan,”

Keunggulan Mutlak: Trio Dribbler Juventus

Apa yang membuat Juventus unggul dibanding para rivalnya? Capello menyoroti aspek teknis di lini serang.

Capello memuji keberanian Spalletti memaksimalkan tiga pemain sayap kreatif:

  1. Kenan Yildiz: Talenta muda dengan visi luar biasa.
  2. Francisco Conceição: Pemain lincah yang sulit dijaga dalam duel satu lawan satu.
  3. Edon Zhegrova: Rekrutan yang memberikan dimensi baru dalam skema serangan.

“Juve adalah salah satu dari sedikit klub Italia dengan pemain sayap yang berani melakukan dribel dan menciptakan keunggulan. Yildiz, Conceição, dan Zhegrova seringkali membuat lawan dalam kesulitan besar,” analisis mantan bos Real Madrid tersebut.

Mentalitas Spalletti

Capello memprediksi Juventus bisa menyapu bersih 12 poin dalam beberapa minggu ke depan melihat jadwal pertandingan yang ada.

Spalletti dinilai telah berhasil menemukan posisi terbaik bagi banyak pemain serta mengembalikan agresivitas tim yang sempat hilang.

“Persaingan belum berakhir. Berdasarkan jadwal yang ada, Juventus bisa saja menyapu bersih 12 poin dalam beberapa pekan ke depan,”

“Jarak poin bisa dipangkas, terlebih lagi, masih ada pertemuan langsung antar tim papan atas.” Tutup Capello.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*