Tolak Fenerbahce, Frattesi Prioritaskan Juventus pada Januari

Gelandang Inter Milan, Davide Frattesi dikabarkan telah menolak tawaran resmi dari Fenerbahce, karena ingin menunggu peluang bergabung dengan Juventus pada jendela transfer Januari ini.

Laporan tersebut diungkapkan oleh Tuttosport, yang menyebut Frattesi sudah menentukan arah kariernya di tengah minimnya menit bermain bersama Nerazzurri.

Minim Menit Bermain, Frattesi Cari Jalan Keluar dari Inter

Di bawah arahan Cristian Chivu, Frattesi kesulitan mendapatkan peran reguler di lini tengah Inter.

Situasi ini membuat sang gelandang mulai mempertimbangkan opsi hengkang demi menjaga ritme permainan dan posisi di Timnas Italia, terutama dengan Piala Dunia yang semakin mendekat.

Bagi Frattesi, konsistensi bermain adalah faktor krusial. Ia pernah menjadi top skor Italia di era Luciano Spalletti, sebuah pencapaian yang menegaskan kualitas dan potensinya jika diberi peran sentral.

Karena itulah, Juventus asuhan Spalletti dinilai sebagai destinasi ideal untuk menghidupkan kembali kariernya di level tertinggi Serie A.

Juventus Jadi Prioritas Utama

Meski Fenerbahce datang dengan proposal konkret dan tawaran finansial menarik, Frattesi memilih menunggu.

Juventus dianggap lebih sesuai secara teknis dan prestise, sekaligus memberi panggung besar untuk tetap bersaing di level elite Eropa.

Namun, jalan menuju Turin tidak akan mudah. Inter dikabarkan memasang banderol di atas €30 juta untuk gelandang berusia 26 tahun tersebut.

Angka ini membuat Juventus harus bekerja keras di meja negosiasi jika ingin merealisasikan transfer dalam waktu dekat.

Sikap Hati-hati dari Spalletti

Menariknya, Luciano Spalletti justru meredam ekspektasi publik. Dalam konferensi pers terbaru, pelatih Juventus itu menegaskan bahwa ia tidak secara khusus meminta pemain baru di bursa transfer musim dingin ini.

Pernyataan ini bisa menjadi sinyal kehati-hatian manajemen Juve, meski ketertarikan terhadap Frattesi tetap nyata.

Penentuan Krusial di Januari

Dengan Inter Milan bersikukuh pada valuasi tinggi dan Juventus menimbang langkah secara strategis, saga Frattesi berpotensi menjadi salah satu cerita panas di bursa transfer Januari.

Satu hal yang jelas: sang gelandang telah menentukan sikap, menolak Fenerbahce dan menunggu Juventus sebagai pilihan utama untuk melanjutkan kariernya.

Apakah Bianconeri akan bergerak cepat atau menunda hingga musim panas? Jawabannya akan segera terungkap dalam beberapa pekan ke depan.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*