Bremer Peringatkan Juventus Usai Imbang Lawan Lecce: “Laga Seperti Ini Yang Buat Saya Khawatir”

Hasil imbang 1-1 antara Juventus vs Lecce pada pekan ke-18 Serie A 2025-26 meninggalkan rasa frustrasi di kubu Bianconeri.

Meski mendominasi jalannya pertandingan dalam waktu yang cukup lama, Juventus gagal mengamankan tiga poin. Bek andalan Gleison Bremer pun angkat bicara, menegaskan bahwa laga seperti inilah yang justru paling membuatnya khawatir.

Berbicara kepada DAZN seusai pertandingan, Bremer mengakui Juventus membayar mahal kurangnya ketajaman dan fokus, terutama saat tim berada di atas angin.

Dominasi Tanpa Gol, Masalah Klasik Juventus

Menurut Bremer, Juventus terlalu sering membiarkan lawan tetap hidup meski sudah menguasai pertandingan.

“Pertandingan seperti inilah yang paling mengkhawatirkan bagi saya. Kadang kami sedikit lengah dan kebobolan dari situasi yang seharusnya tidak berbahaya. Ketika mendominasi seperti ini, kami harus langsung mencetak gol,” ujar Bremer.

Juventus memang menciptakan banyak peluang, namun gagal mengonversi keunggulan permainan menjadi gol. Situasi ini membuat momentum perlahan berpindah ke pihak Lecce.

“Kami terlalu lama untuk menyamakan kedudukan. Kami memang menciptakan banyak peluang, tapi tidak cukup tajam. Dan inilah akibatnya,” tambahnya.

Satu Kesalahan, Permainan Langsung Berubah

Bremer menyoroti pola yang menurutnya terus berulang saat Juventus tampil dominan.

“Ketika kami menguasai pertandingan, kami mulai berpikir gol akan datang kapan saja. Tapi sepak bola tidak bekerja seperti itu. Satu serangan balik, satu kesalahan, seperti yang kami lakukan, dan lawan langsung mencetak gol. Setelah itu, seluruh pertandingan berubah.”

Pernyataan ini mencerminkan masalah mental dan efektivitas yang masih menjadi pekerjaan rumah Juventus musim ini, terutama saat menghadapi tim yang bermain lebih bertahan.

Dukungan Bremer untuk Jonathan David

Selain membahas performa tim, Bremer juga memberikan dukungan penuh kepada Jonathan David, yang mengalami momen sulit dalam pertandingan tersebut, termasuk kegagalan penalti dan peluang yang membentur tiang.

Bremer menegaskan bahwa kualitas sang striker tidak perlu diragukan.

“Dia orang yang baik dan bekerja sangat keras. Di latihan, saya selalu kesulitan menjaganya karena dia punya pergerakan seperti penyerang top.”

Bek asal Brasil itu juga menilai David sebenarnya tampil cukup baik sebelum momen-momen sial terjadi.

“Sebelum itu dia bermain bagus. Dia kurang beruntung, bola membentur tiang lalu jatuh ke arah kiper. Tapi dia profesional sejati, dan saya yakin semuanya akan berjalan baik ke depannya.”

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*