Nicola Tantang Juventus: “Cremonese Ingin Beri Gangguan di Allianz Stadium”

Pelatih Cremonese, Davide Nicola, menegaskan ambisi timnya jelang laga berat kontra Juventus pada pekan ke-20 Serie A 2025-26, Selasa (13/1/2026) pukul 02.45 WIB.

Dalam konferensi pers pra-pertandingan, Cremonese menyampaikan bahwa timnya tidak akan datang ke Turin hanya untuk bertahan, melainkan berusaha memberi tekanan dan “mengganggu” ritme permainan Bianconeri.

Pertandingan ini menjadi ujian penting bagi Cremonese, sekaligus peluang untuk mengukur sejauh mana perkembangan mereka menghadapi tim besar Serie A yang tengah bangkit.

Nicola Akui Kualitas Juventus yang Terus Meningkat

Nicola tak menampik bahwa Juventus saat ini menunjukkan progres signifikan, terutama dalam pemahaman taktik dan fleksibilitas permainan.

“Juventus kini punya kepercayaan diri yang lebih besar terhadap metode pelatih mereka dan mampu bermain dengan berbagai cara. Mereka adalah tim berkualitas tinggi yang perlahan kembali ke posisi yang memang pantas mereka tempati,” ujar Nicola seperti dikutip TuttoJuve.

Meski menyadari tantangan besar yang menanti, sang pelatih menegaskan bahwa Cremonese akan tetap mencoba tampil kompetitif, bahkan di hadapan publik Allianz Stadium.

“Di kandang sendiri mereka pasti ingin tampil maksimal, tapi kami akan bekerja keras untuk mencoba memberi gangguan,”

Evaluasi Poin Hilang dan Pentingnya Performa

Terkait sejumlah poin yang lepas di menit-menit akhir musim ini, Nicola memilih melihat gambaran yang lebih besar. Ia menilai performa tim jauh lebih penting dibanding sekadar hasil sesaat.

“Saya tidak ingin berbicara soal poin yang terbuang. Dengan 22 poin, berarti target kami akan berbeda. Ada pertandingan yang berjalan baik, ada juga yang tidak. Yang terpenting adalah performa,”

Ia menyoroti laga kontra Cagliari sebagai contoh positif, khususnya dari segi sikap dan mental bertanding para pemain.

Rotasi Pemain dan Krisis di Lini Tengah

Nicola juga mengisyaratkan kemungkinan perubahan susunan pemain. Cremonese jarang mempertahankan sebelas pemain yang sama, terutama karena keterbatasan opsi di beberapa sektor.

“Di beberapa posisi pilihan kami terbatas, khususnya di lini tengah. Kami mencoba solusi yang juga berguna untuk masa depan,”

Meski demikian, kepercayaan penuh tetap diberikan kepada skuad yang ada.

“Saya percaya sepenuhnya pada para pemain. Kami akan menilai siapa yang benar-benar berada dalam kondisi 100 persen,”

Identitas Tim dan Keberanian Bermain

Menurut Nicola, identitas permainan Cremonese sudah terbentuk, meski lini tengah menjadi sektor yang paling terdampak oleh absennya beberapa pemain.

Ia menekankan pentingnya keseimbangan dan keberanian untuk terus berkembang, bahkan ketika kesalahan terjadi.

“Jika seorang pemain melakukan kesalahan, saya tetap memberinya kepercayaan. Itu satu-satunya cara untuk berkembang.”

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*