Luciano Spalletti tak menutup mata terhadap kebutuhan Juventus di bursa transfer Januari.
Meski baru saja meraih kemenangan meyakinkan 3-0 atas Sassuolo, pelatih Bianconeri itu mengakui bahwa timnya masih belum sepenuhnya lengkap untuk bersaing di level tertinggi Serie A musim ini.
Juventus akan menutup rangkaian pekan ke-20 Serie A dengan menjamu Cremonese di Allianz Stadium, Selasa (13/1/2026) dini hari WIB. Laga ini datang di tengah momentum positif, namun Spalletti tetap mengingatkan anak asuhnya agar tidak lengah.
Juventus Mulai Tumbuh, Tapi Belum Sempurna
Dalam konferensi pers jelang laga, Spalletti menegaskan bahwa Juventus telah mengalami perkembangan signifikan, meski masih harus “mengejar ketertinggalan” di beberapa aspek permainan modern.
“Kami berkembang dalam banyak hal, tetapi kami harus mengejar ketertinggalan di beberapa area. Dalam sepak bola modern, hal-hal seperti merebut kembali bola dengan cepat untuk langsung membangun serangan menjadi fundamental,” ujar Spalletti.
Pelatih asal Italia itu menilai timnya berada di jalur yang benar, namun konsistensi tetap menjadi pekerjaan rumah utama.
Waspada Ancaman Cremonese
Meski Juventus diunggulkan, Spalletti menolak menganggap remeh Cremonese. Ia memberi pujian khusus kepada pelatih lawan, Davide Nicola, yang dikenal piawai memaksimalkan potensi timnya.
“Nicola sangat mengenal Serie A. Tim-timnya selalu tahu bagaimana memanfaatkan situasi tertentu. Itu akan menjadi masalah tambahan bagi kami,” tegasnya.
Spalletti juga menyinggung padatnya jadwal ke depan, termasuk kompetisi Liga Champions dan Coppa Italia, yang menuntut Juventus untuk terus menjaga level permainan.
“Tidak mudah bagi siapa pun untuk menang. Selalu ada kemungkinan terpeleset, dan sekarang kami juga akan menghadapi kompetisi Eropa dan Coppa Italia,”
Jonathan David Bangkit, Spalletti Pasang Kepercayaan
Kemenangan atas Sassuolo turut ditandai kebangkitan Jonathan David, yang sebelumnya menuai kritik saat Juventus ditahan imbang Lecce. Spalletti menyebut performa sang penyerang sebagai suntikan kepercayaan diri penting.
“Saya berharap dia terus berkembang. Dia menyatu dengan baik bersama tim, menciptakan keunggulan di area lain, dan kami akan menaruh kepercayaan padanya,” kata Spalletti.
Perburuan Scudetto Masih Panjang
Dengan 36 poin di paruh pertama musim 2025/26, Juventus disebut-sebut membutuhkan sekitar 50 poin tambahan untuk benar-benar bersaing memperebutkan Scudetto. Namun, Spalletti memilih realistis.
“Masih panjang jalannya. Kita harus mendapatkannya dulu, baru melihat di mana kita berada. Lebih baik melaju tanpa terburu-buru dan fokus satu laga ke laga berikutnya,” ujarnya.
Bursa Transfer Januari 2026: Butuh Amunisi Tambahan
Soal bursa transfer, Spalletti secara terbuka mengakui Juventus masih kekurangan di beberapa posisi. Namun, ia menegaskan kepercayaan penuhnya kepada jajaran manajemen klub.
“Kami sedikit kekurangan di beberapa posisi. Bursa transfer ditangani oleh direktur, dan saya percaya penuh. Kami selalu waspada, dan kami perlu memiliki setidaknya dua opsi di posisi-posisi tersebut.” Tutupnya.
Dengan pendekatan realistis dan kepercayaan pada proses, Juventus di bawah Spalletti tampak memilih jalan bertahap, memperbaiki kekurangan sambil menjaga stabilitas tim demi target besar di paruh kedua musim.

Leave a Reply