Khephren Thuram mengakui bahwa kepindahannya ke Juventus telah membawa perubahan besar, bukan hanya dalam karier sepak bolanya, tetapi juga dalam cara berpikir dan menjalani kehidupan sehari-hari.
Gelandang timnas Prancis itu juga menegaskan bahwa Bianconeri adalah tim kuat yang konsisten menciptakan peluang, meski hasil tak selalu berpihak.
Pernyataan tersebut disampaikan Thuram saat menghadiri konferensi pers pra-pertandingan Liga Champions bersama pelatih Juventus, Luciano Spalletti, jelang laga krusial melawan Benfica asuhan Jose Mourinho.
Juventus vs Benfica, Laga Penting di Liga Champions
Bagi Thuram, pertandingan melawan Benfica bukan sekadar laga fase grup biasa. Ia menegaskan bahwa mentalitas Juventus selalu sama: bermain untuk menang.
“Ini pertandingan yang sangat penting. Di Juventus, Anda selalu bermain untuk menang. Besok adalah laga yang sangat berarti bagi saya,” ujar Thuram.
Juventus memang membutuhkan hasil maksimal demi menjaga peluang lolos ke fase gugur Liga Champions, membuat laga ini memiliki tekanan tinggi baik secara teknis maupun mental.
Peran Luciano Spalletti dalam Perkembangan Thuram
Sejak ditangani Luciano Spalletti, Thuram merasa gaya bermainnya mengalami evolusi signifikan. Ia kini lebih percaya diri untuk berkontribusi secara ofensif.
“Cara bermain saya sedikit berubah. Pelatih dan staf membantu saya memahami bahwa saya bisa mencetak gol dan menjadi pemain penting bagi tim,” jelasnya.
Perubahan tersebut terlihat dari peran Thuram yang kini lebih aktif masuk ke area lawan dan terlibat dalam fase akhir serangan.
Juventus Mengubah Mentalitas dan Cara Hidup Thuram
Thuram juga merefleksikan bagaimana Juventus telah membentuk dirinya menjadi pribadi yang lebih dewasa sejak bergabung pada 2024.
“Juventus banyak mengubah saya. Dulu saat saya masih sangat muda hanya fokus datang latihan. Sekarang saya sadar setiap hari itu penting: video analisis, detail kecil, dan kebiasaan harian untuk menjadi lebih kuat,”
Menurutnya, berada di Juventus menuntut dedikasi total dan profesionalisme tingkat tinggi, sebuah gaya hidup yang berbeda.
Evaluasi Kekalahan dari Cagliari
Menanggapi kekalahan mengejutkan 0-1 dari Cagliari di Serie A, Thuram menilai performa tim sebenarnya cukup positif.
“Dari bangku cadangan saya melihat kami adalah tim kuat yang menciptakan banyak peluang. Setelah setiap pertandingan, kami selalu fokus ke laga berikutnya,”
Pernyataan ini menegaskan bahwa Juventus tetap percaya pada proses dan kualitas permainan mereka.
Fokus Juventus Lebih Penting dari Piala Dunia
Saat ditanya soal peluang tampil di Piala Dunia 2026 bersama Prancis, Thuram memilih merendah dan fokus pada masa kini.
“Saya mencoba untuk tidak terlalu memikirkan Piala Dunia. Apa yang Anda lakukan sekarang jauh lebih penting. Tumbuh sebagai pemain, menang bersama tim, lalu tim nasional akan melihat,”
Pendekatan ini menunjukkan kedewasaan Thuram dalam membangun karier jangka panjang.
Puji Talenta Muda Juventus
Thuram juga memberikan komentar positif tentang dua gelandang muda Juventus, Fabio Miretti dan Vasilije Adzic.
“Mereka pemain bertalenta. Fabio bekerja sangat keras setiap hari, Adzic juga berkembang dengan baik. Saya tidak memberi nasihat karena mereka sudah tahu jalan yang benar.”

Leave a Reply