Gelandang Al-Ahli, Franck Kessié berpeluang kembali ke Serie A, dengan Juventus muncul sebagai destinasi yang paling serius.
Menurut laporan Corriere dello Sport, direktur olahraga Bianconeri, Marco Ottolini tengah mengevaluasi peluang mendatangkan eks bintang AC Milan itu sebagai bagian dari proyek musim depan.
Setelah Tiga tahun di Arab Saudi bersama Al-Ahli, masa depan Kessié di Timur Tengah tampaknya mendekati akhir.
Meski tampil sebagai pilar utama dan menikmati status bintang, gelandang asal Pantai Gading itu dikabarkan mulai membuka diri untuk kembali ke panggung sepak bola Eropa.
Kessie Ingin Pulang ke Eropa, Juventus Siaga
Al-Ahli sejatinya telah menyodorkan tawaran perpanjangan kontrak dua tahun dengan nilai fantastis, sebuah upaya untuk mempertahankan aset berharga mereka.
Namun, sumber yang dekat dengan pemain menyebutkan bahwa keinginan Kessié sudah bulat: ia ingin kembali ke Eropa.
Daya tarik kompetisi elite seperti Liga Champions menjadi faktor kunci. Di usia yang masih sangat kompetitif, Kessié baru akan menginjak 30 tahun pada Desember mendatang, ia merasa masih memiliki banyak hal untuk diberikan di level tertinggi sepak bola Eropa.
Nilai Strategis untuk Juventus
Bagi Juventus, nama Kessié bukan sekadar nostalgia Serie A. Ia adalah profil gelandang komplet yang selama bertahun-tahun terbukti mampu mendominasi lini tengah: kuat secara fisik, disiplin secara taktik, serta berbahaya lewat penetrasi dari lini kedua.
Keunggulan utama Kessié terletak pada minimnya risiko adaptasi. Ia sudah mengenal betul kerasnya Serie A, tekanan media, hingga tuntutan klub besar.
Dalam konteks Juventus yang tengah membangun ulang fondasi tim di bawah arahan Luciano Spalletti, kehadiran Kessié bisa menjadi solusi instan, pemimpin yang siap pakai sejak hari pertama.
Tak kalah penting, Juventus dikabarkan sedang mempelajari skenario untuk mengamankan Kessié dengan status bebas transfer pada musim panas mendatang, sebuah langkah cerdas yang sejalan dengan kebijakan finansial klub.
Kepingan Ideal di Lini Tengah Bianconeri
Dalam skema permainan Spalletti, Kessié berpotensi menjadi penyeimbang sempurna: gelandang box-to-box yang mampu memberi perlindungan sekaligus dorongan ofensif.
Kombinasi pengalaman, kekuatan fisik, dan mental juara membuatnya masuk dalam kategori “pemimpin senyap” yang sangat dibutuhkan Juventus.

Leave a Reply