Kenan Yildiz menegaskan komitmennya bersama Juventus. Wonderkid asal Turki itu mengaku sangat menikmati kariernya di Turin, sekaligus menyoroti hubungan istimewa yang ia bangun dengan pelatih Luciano Spalletti serta dukungan luar biasa dari para tifosi Bianconeri.
Pernyataan ini sekaligus meredam berbagai spekulasi seputar masa depan sang pemain, yang belakangan kerap dikaitkan dengan klub-klub besar Eropa.
Dari Bayern Munich ke Ikon Baru Juventus
Perjalanan Kenan Yildiz bersama Juventus terbilang luar biasa. Sejak direkrut dari Bayern Munich pada 2022, pemain berusia 20 tahun itu menapaki jalur perkembangan yang nyaris sempurna.
Ia memulai kiprah dari Primavera, lalu naik ke Juventus Next Gen, sebelum akhirnya menembus tim utama dan menjelma menjadi salah satu wajah baru proyek masa depan Si Nyonya Tua.
Mengenakan Nomor 10, Simbol Kepercayaan Besar
Musim panas 2024 menjadi titik balik penting dalam karier Yildiz. Juventus memberinya jersey nomor 10, nomor legendaris yang pernah dikenakan oleh nama-nama besar seperti Michel Platini, Roberto Baggio, hingga idolanya sendiri, Alessandro Del Piero.
Tak hanya itu, Juventus juga menghadiahinya kontrak baru dengan gaji sekitar €1,5 juta per tahun. Meski angka tersebut masih jauh dari bayaran para bintang elite dunia, manajemen Juventus disebut berencana menyesuaikan gaji Yildiz seiring perannya yang kian sentral.
Yildiz: Fokus di Lapangan, Bahagia di Juventus
Di tengah negosiasi kontrak baru yang masih berlangsung, Yildiz menegaskan dirinya tidak ingin terganggu oleh isu di luar lapangan.
“Saya tidak ingin membicarakan soal perpanjangan kontrak. Fokus saya hanya pada permainan dan apa yang harus saya lakukan di sini,” ujar Yildiz kepada TRT Spor, dikutip dari IlBianconero.
“Saya bahagia di Juventus, dan itu yang paling penting saat ini,”
Pernyataan ini menegaskan bahwa Yildiz merasa berada di tempat yang tepat untuk berkembang sebagai pemain dan pribadi.
Ikatan Spesial dengan Luciano Spalletti
Hubungan Yildiz dengan Luciano Spalletti menjadi salah satu faktor utama kenyamanannya di Juventus. Sang pelatih dikenal sangat protektif dan percaya penuh pada sang pemain muda.
“Dia mengatakan menyayangiku seperti anaknya sendiri. Saya merasa sangat nyaman di Juventus. Ini tim saya,” ungkap Yildiz.
“Saya punya ikatan khusus dengan pelatih. Dia orang yang luar biasa, banyak membantu saya, dan saya selalu berusaha memberikan segalanya untuk dia dan tim,”
Kedekatan ini menjadi fondasi penting bagi perkembangan Yildiz, baik secara teknis maupun mental.
Cinta Tifosi Juventus yang Tak Tergantikan
Tak hanya dengan pelatih, Yildiz juga merasakan hubungan emosional yang kuat dengan pendukung Juventus.
“Antusiasme fans luar biasa. Saat berada di sekitar mereka, saya merasakan emosi yang sangat besar,” katanya.
“Saya melihat jersey saya di tribun, menandatangani tanda tangan, dan berusaha menyapa mereka setiap kali bisa. Mereka sangat penting bagi kami dan bagi saya secara pribadi.”
Dukungan tifosi menjadi energi tambahan yang mendorong Yildiz terus tampil maksimal di lapangan.

Leave a Reply