Nama Randal Kolo Muani kembali mencuat dalam radar Juventus. Penyerang asal Prancis itu lagi-lagi dikaitkan dengan potensi kepulangan ke Turin, meski peluang terwujudnya transfer tersebut dinilai tak semudah yang dibayangkan.
Seperti diketahui, Kolo Muani sempat memperkuat Juventus pada paruh kedua musim lalu dengan status pinjaman dari Paris Saint-Germain (PSG).
Adaptasinya berlangsung cepat, kontribusinya pun langsung terasa. Performa impresif tersebut membuat manajemen Bianconeri tertarik untuk mempertahankannya lebih lama.
Negosiasi Buntu, Juventus Beralih Haluan
Juventus sebenarnya telah berupaya memulangkan Kolo Muani untuk musim ini.
Pembicaraan dengan PSG berlangsung cukup lama, namun tak pernah mencapai titik temu. Perbedaan pandangan terkait formula transfer menjadi batu sandungan utama.
Situasi ini membuat Juventus memilih langkah pragmatis. Daripada menunggu tanpa kepastian, klub akhirnya mengalihkan fokus ke opsi lain di bursa transfer.
Keputusan itu berujung pada kedatangan Lois Openda, sekaligus menutup sementara peluang kembalinya Kolo Muani ke Allianz Stadium.
Hubungan Juventus–PSG Merenggang
Keputusan Juventus tersebut kabarnya membuat PSG tidak senang. Klub asal Prancis itu kemudian memilih menyalurkan Kolo Muani ke Tottenham Hotspur dengan skema pinjaman, alih-alih membuka kembali pintu negosiasi dengan Juve.
Namun, petualangan Kolo Muani di Premier League sejauh ini tidak berjalan semulus pengalamannya di Serie A.
Bersama Tottenham, sang penyerang kesulitan menemukan performa terbaiknya dan belum memberikan dampak signifikan seperti saat mengenakan seragam hitam-putih.
Situasi itu memicu spekulasi bahwa masa depannya di London bisa berumur pendek.
Isu Comeback Muncul Lagi, Tapi Realistis?
Seiring Juventus terus memantau pasar demi menambah daya gedor lini depan, nama Kolo Muani kembali dikaitkan dengan klub. Laporan Calciomercato menyebutkan bahwa Juventus masih memantau situasi sang penyerang.
Namun, relasi yang kurang harmonis antara Juventus dan PSG menjadi kendala besar. PSG disebut masih menyimpan kekecewaan atas kegagalan kesepakatan di musim panas lalu, sehingga kerja sama baru dalam waktu dekat dinilai sulit terwujud.

Leave a Reply