Saga transfer Youssef En-Nesyri ke Juventus berubah menjadi drama. Meski kesepakatan antara Juventus dan Fenerbahce sudah tercapai, kepindahan striker timnas Maroko itu justru tersendat akibat keraguan sang pemain sendiri.
Situasi ini membuat manajemen Fenerbahce mulai kehilangan kesabaran, terlebih setelah muncul intervensi serius dari Sevilla, klub lama En-Nesyri yang ingin membawanya pulang ke Andalusia.
Ketegangan di Istanbul: Laporan Langsung dari Turki
Jurnalis transfer ternama Turki, Yağız Sabuncuoğlu, menggambarkan suasana internal Fenerbahce yang kini berada dalam kondisi sangat tegang.
Klub Istanbul tersebut sejatinya telah menerima proposal Juventus berupa peminjaman dengan opsi pembelian, namun semuanya tertahan karena En-Nesyri belum juga memberikan jawaban final.
Dalam laporan terbarunya, Sabuncuoğlu mengungkapkan:
“Youssef En-Nesyri belum merespons tawaran Juventus. Fenerbahce, setelah mencapai kesepakatan dengan Juventus, kini melakukan upaya intens untuk meyakinkan sang pemain. Jika sikap ini berlanjut, manajemen bisa mengambil keputusan radikal. Pelatih Tedesco masih ingin memanfaatkan En-Nesyri hingga ia pergi, tetapi klub sangat terganggu oleh perubahan sikapnya yang terus terjadi. Besok akan digelar pertemuan penting dengan pemain asal Maroko tersebut.”
Pernyataan ini menegaskan bahwa bola kini sepenuhnya berada di tangan En-Nesyri.
Juventus Menunggu, Sevilla Menggoda
Dari sudut pandang Juventus, situasi ini jelas tidak ideal. Bianconeri sudah siap menyambut penyerang baru untuk memperkuat lini depan, terlebih di bawah proyek baru yang membutuhkan striker berpengalaman dan produktif.
Namun di saat yang sama, Sevilla datang dengan daya tarik emosional. Klub Andalusia tersebut menawarkan kenyamanan, nostalgia, dan lingkungan yang sudah sangat familiar bagi En-Nesyri, faktor yang membuat sang pemain kembali ragu menentukan masa depannya.
Dilema ini membuat transfer yang awalnya tampak hampir rampung, kini berubah menjadi adu tarik-menarik antara Serie A dan La Liga.
Tedesco Terjepit, Fenerbahce Ingin Bergerak Cepat
Pelatih Fenerbahce, Domenico Tedesco, berada di posisi sulit. Meski memahami potensi kepergian top skor timnya, ia tetap berniat memaksimalkan En-Nesyri selama masih tersedia.
Namun manajemen klub berpikir berbeda. Fenerbahce ingin segera:
- Menyelesaikan penjualan
- Mengamankan dana segar
- Mendatangkan striker baru secepat mungkin
Sikap En-Nesyri yang dinilai terus berubah-ubah dianggap berpotensi merusak stabilitas internal klub.
Pertemuan Besok Jadi Penentu Nasib Transfer
Pertemuan yang dijadwalkan berlangsung besok disebut sebagai momen krusial. Jika En-Nesyri kembali menunda keputusan, bukan tak mungkin Fenerbahce:
- Membatalkan kesepakatan dengan Juventus
- Membuka kembali negosiasi dengan Sevilla
- Atau mengambil langkah ekstrem terhadap status sang pemain
Bagi Juventus, ini adalah hari penantian. Apakah En-Nesyri akhirnya memilih tantangan baru di Serie A, atau justru pulang ke pelukan lama di Spanyol?

Leave a Reply