Inter 3-2 Juventus: Derby d’Italia Sarat Emosi dan Kontroversial

Derby d’Italia kembali membuktikan reputasinya sebagai panggung drama terbesar Serie A.

Dalam laga penuh tensi tinggi di pekan ke-25 Serie A 2025-26, Inter Milan menumbangkan rival abadinya, Juventus dengan skor tipis 3-2. Gol telat Piotr Zielinski menjadi penentu duel klasik yang diwarnai kartu merah kontroversial dan aksi saling balas gol.

Ini bukan sekadar pertandingan. Ini adalah pertarungan mentalitas.

Awal Aneh, Respons Cepat

Inter Milan membuka keunggulan lewat momen yang sulit dipercaya di menit ke-17. Bola umpan Luis Henrique berubah arah setelah mengenai Andrea Cambiaso dan mengecoh kiper Michele Di Gregorio. Gol bunuh diri tersebut membuat publik San Siro bergemuruh.

Namun Juventus tak butuh waktu lama untuk bangkit. Cambiaso menebus kesalahannya di menit ke-26 dengan gol penyama kedudukan lewat penyelesaian sederhana di tiang jauh setelah skema serangan rapi dari sisi kanan.

Sejak saat itu, laga berubah menjadi adu intensitas tanpa jeda.

Titik Balik: Kartu Merah Kalulu

Drama sesungguhnya terjadi menjelang turun minum. Pierre Kalulu diusir wasit setelah menerima kartu kuning kedua karena dianggap melakukan pelanggaran kepada Alessandro Bastoni, yang mencoba melancarkan serangan balik.

Keputusan tersebut memantik kontroversi besar. Tayangan ulang memunculkan perdebatan soal kontak yang minimal, namun regulasi tak mengizinkan VAR mengoreksi kartu kuning.

Juventus harus bermain dengan 10 orang selama hampir satu babak penuh.

Ironisnya, justru dalam situasi tersebut mentalitas Bianconeri semakin terlihat. Mereka tetap menyerang, bahkan menciptakan peluang beruntun yang memaksa Yann Sommer melakukan penyelamatan krusial.

Pio Esposito dan Keberanian Inter

Tekanan Inter akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-76. Umpan silang presisi Federico Dimarco disambut tandukan cerdas pemain muda Francesco Pio Esposito.

Gol itu seakan menjadi simbol regenerasi Inter, keberanian memberi ruang pada talenta muda di laga sebesar Derby d’Italia.

Namun Juventus kembali menunjukkan karakter. Manuel Locatelli melepaskan tembakan first-time yang tak mampu dihentikan Sommer. Skor kembali imbang 2-2, meski Juve bermain dengan 10 pemain.

Zielinski: Gol Penentu

Ketika pertandingan tampak akan berakhir seri, Zielinski tampil sebagai pembeda. Menerima bola di depan kotak penalti, ia melepaskan tembakan mendatar yang melewati sela kaki Locatelli dan mengecoh Di Gregorio.

Gol menit ke-90 itu bukan hanya memastikan kemenangan 3-2, tetapi juga mempertegas status Zielinski sebagai gelandang dengan insting momen besar.

Untuk Juventus, kekalahan ini menyakitkan, terutama karena faktor kartu merah yang masih diperdebatkan. Namun performa mereka menunjukkan fondasi yang tetap solid untuk bersaing hingga akhir musim.

Skor Akhir

  • Inter 3-2 Juventus

Pencetak Gol

  • Cambiaso (og) 17’
  • Cambiaso 26’
  • Pio Esposito 76’
  • Locatelli 83’
  • Zielinski 90’

Susunan Pemain

INTER (3-5-2): 1 Sommer; 31 Bisseck, 25 Akanji, 95 Bastoni (30 Carlos Augusto 46′); 11 Luis Henrique (94 Esposito 66′), 23 Barella (20 Çalhanoglu 54′), 7 Zielinski, 8 Sucic (17 Diouf 66′), 32 Dimarco; 9 Thuram (14 Bonny 86′), 10 Lautaro.

Pelatih: Cristian Chivu.

JUVENTUS (4-3-3): 16 Di Gregorio; 15 Kalulu, 3 Bremer, 6 Kelly, 27 Cambiaso (20 Openda 78′); 22 McKennie, 5 Locatelli, 21 Miretti (8 Koopmeiners 61′); 7 Conceiçao (2 Holm 46′), 30 David (32 Cabal 61′), 10 Yildiz (13 Boga 75′).

Pelatih: Luciano Spalletti.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*