Situasi sulit tengah menyelimuti Juventus. Setelah kalah 0-2 dari Como di Serie A, Bianconeri kini menghadapi ancaman kehilangan bintang mudanya, Kenan Yıldız, jelang laga krusial Liga Champions melawan Galatasaray.
Kekalahan dari Como bukan hanya memperburuk posisi Juventus di klasemen Serie A, tetapi juga memunculkan kekhawatiran serius menjelang leg kedua play-off Liga Champions, Kamis (26/2/2026) pukul 03.00 WIB.
Performa Anjlok, Tekanan Meningkat
Juventus kini berada dalam periode negatif:
- 4 kekalahan dari 5 laga terakhir di semua kompetisi
- Tanpa kemenangan dalam periode tersebut
- Kebobolan 15 gol
Hasil buruk melawan Como membuat mereka terancam tertinggal empat poin dari AS Roma, yang masih memiliki laga tersisa.
Tekanan semakin besar karena jadwal padat dan performa yang inkonsisten di kedua sisi lapangan.
Yildiz Alami Cedera Betis, Diragukan Tampil
Masalah tak berhenti di situ. Yildiz ditarik keluar saat menghadapi Como akibat masalah pada betisnya. Ia langsung mendapatkan perawatan dan kompres es di pinggir lapangan, indikasi bahwa cedera tersebut cukup mengkhawatirkan.
Laporan terbaru menyebutkan bahwa Yildiz bahkan tidak mengikuti sesi latihan pemulihan pada hari berikutnya. Artinya, peluangnya tampil di laga penentuan Liga Champions semakin menipis.
Absennya Yildiz akan menjadi pukulan telak bagi lini serang Juventus, mengingat perannya sebagai kreator sekaligus penyelesai akhir dalam skema permainan pelatih Luciano Spalletti.
Misi Nyaris Mustahil di Liga Champions
Juventus sudah berada dalam posisi sulit setelah kalah 5-2 pada leg pertama di Istanbul. Untuk bisa lolos, mereka membutuhkan kemenangan besar di kandang sendiri.
Tanpa Yildiz, misi tersebut akan semakin berat.
Galatasaray datang dengan kepercayaan diri tinggi dan keunggulan agregat tiga gol. Juventus bukan hanya harus memperbaiki pertahanan yang rapuh, tetapi juga meningkatkan efektivitas serangan—sesuatu yang sulit dilakukan tanpa talenta eksplosif seperti Yildiz.

Leave a Reply