Okan Buruk Ingatkan Galatasaray Jelang Lawan Juventus: “Kami Belum Lolos, Ini Tak Akan Mudah”

Pelatih Galatasaray, Okan Buruk, menegaskan bahwa tiket ke 16 besar Liga Champions 2025-26 belum sepenuhnya aman meski timnya unggul agregat 5-2 atas Juventus.

Jelang leg kedua play-off di Allianz Stadium, Kamis (26/2/26), Buruk mengingatkan timnya agar tidak lengah, karena Bianconeri punya kualitas untuk membalikkan keadaan.

Atmosfer panas di Allianz Stadium diprediksi akan menjadi ujian mental tersendiri bagi wakil Turki. Meski di atas kertas Galatasaray lebih diunggulkan, Buruk menolak terjebak dalam euforia kemenangan leg pertama.

“Kami belum lolos. Kami harus turun dengan antusiasme dan hasrat menang yang sama seperti di laga pertama. Juventus adalah klub besar dan akan mendapat dukungan penuh suporternya,” tegas Buruk.

Waspadai Kebangkitan Juventus di Kandang

Bermain di kandang sendiri, Juventus diyakini akan tampil lebih agresif. Terlebih, tekanan besar juga mengiringi langkah pelatih Luciano Spalletti yang dituntut membalikkan defisit tiga gol.

Buruk secara khusus menyoroti beberapa pemain kunci Juventus yang bisa menjadi pembeda:

  • Kenan Yildiz
  • Francisco Conceicao
  • Jonathan David

“Yildiz, Conceição, dan David sangat kuat. Mereka mungkin tidak tampil maksimal di leg pertama, tetapi sekarang mereka bermain di kandang. Spalletti adalah pelatih hebat. Ini tidak akan mudah,” ujar Buruk.

Peringatan ini bukan tanpa alasan. Juventus dikenal memiliki mentalitas Eropa yang kuat dan sejarah panjang di kompetisi elite Benua Biru. Tekanan publik Turin bisa menjadi bahan bakar tambahan bagi tuan rumah.

Kunci Galatasaray: Fokus, Konsentrasi, dan Mentalitas

Secara taktik, Buruk tidak ingin melakukan perubahan drastis. Menurutnya, pendekatan di leg pertama sudah tepat, tetapi faktor mental akan menjadi penentu utama.

“Kami tidak perlu banyak mengubah sesuatu. Yang kami butuhkan adalah antusiasme, dedikasi, dan konsentrasi. Jika terlalu mengandalkan hasil leg pertama, laga kedua akan terasa jauh lebih sulit.”

Pesan ini jelas: jangan bermain aman, jangan bertahan total, dan jangan hanya mengelola keunggulan. Galatasaray harus tetap agresif dan disiplin.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*