Kekalahan dramatis dari Galatasaray tak hanya meninggalkan luka bagi para tifosi, tetapi juga menghadirkan momen emosional yang menggambarkan betapa besar arti laga tersebut bagi para pemain Juventus.
Salah satu sorotan utama adalah gelandang asal Prancis, Khephren Thuram, yang tak kuasa menahan air mata setelah ditarik keluar usai menyia-nyiakan peluang emas.
Comeback Heroik yang Berakhir Tragis
Juventus datang ke laga ini dengan beban berat setelah kalah 2-5 di leg pertama babak play-off Liga Champions.
Situasi makin sulit ketika Lloyd Kelly menerima kartu merah kontroversial di awal babak kedua. Namun, semangat juang Bianconeri justru membara.
Dalam kondisi 10 pemain, Juventus mampu menyamakan agregat lewat perjuangan kolektif yang luar biasa. Thuram tampil penuh determinasi bersama Manuel Locatelli dan rekan-rekannya di lini tengah, menjaga intensitas permainan dan mendorong tim untuk terus menyerang.
Sayangnya, perlawanan sengit itu akhirnya runtuh di babak tambahan waktu. Dua gol dari Victor Osimhen dan Baris Yilmaz memastikan langkah Galatasaray ke babak 16 besar.
Peluang Emas yang Menghantui Thuram
Momen paling memilukan terjadi ketika skor masih 2-0 untuk Juventus di laga tersebut. Pada menit ke-77, Thuram mendapat peluang emas dalam situasi satu lawan satu dengan kiper Galatasaray, Ugurcan Cakir.
Alih-alih menempatkan bola ke sudut gawang, Thuram mencoba melakukan chip halus. Namun, bola melambung terlalu tinggi dan gagal menjadi gol. Itu menjadi sentuhan terakhirnya sebelum pelatih Luciano Spalletti menariknya keluar dan menggantikannya dengan Vasilije Adzic.
Di bangku cadangan, kamera menangkap Thuram meneteskan air mata. Rekan-rekannya berusaha menghibur, tetapi gelandang 24 tahun itu terlihat sangat terpukul.
Bagi Thuram, malam pahit ini bisa menjadi batu loncatan menuju level yang lebih tinggi.
Pemain besar sering lahir dari momen kegagalan yang membekas. Jika ia mampu mengubah rasa kecewa menjadi motivasi, Juventus bisa memiliki pilar lini tengah yang lebih matang dan mematikan di masa depan.

Leave a Reply