Juventus resmi mengumumkan perpanjangan kontrak Carlo Pinsoglio selama satu musim ke depan.
Kiper berusia 35 tahun itu kini terikat hingga 30 Juni 2027, menegaskan komitmennya untuk terus menjadi bagian dari skuad Bianconeri.
Keputusan ini sekaligus mematahkan rumor yang sempat menyebut Pinsoglio mempertimbangkan pensiun di akhir musim. Alih-alih gantung sarung tangan, produk asli akademi Juventus itu justru memperpanjang pengabdiannya di Turin.
Ikatan Emosional yang Tak Terpisahkan
Pinsoglio merupakan lulusan akademi Juventus yang promosi ke tim utama pada 2010.
Namun, ia sempat menjalani masa peminjaman panjang selama tujuh tahun ke berbagai klub Italia seperti Pescara, Modena, Livorno, dan Vicenza sebelum kembali secara permanen ke Allianz Stadium pada 2017.
Sejak saat itu, ia berperan sebagai kiper ketiga, berlatih bersama legenda seperti Gianluigi Buffon dan Wojciech Szczesny. Saat ini, ia menjadi pelapis bagi Michele Di Gregorio dan Mattia Perin.
Meski jarang tampil di laga resmi, kontribusi Pinsoglio jauh melampaui statistik.
“Juve Style” yang Hidup di Ruang Ganti
Dalam pernyataan resminya, Juventus menegaskan bahwa Pinsoglio bukan sekadar penjaga gawang cadangan. Ia disebut sebagai “jiwa ruang ganti” dan representasi nyata dari Juve style — karakter kepemimpinan, dedikasi, dan energi positif.
Para tifosi tentu masih ingat bagaimana suaranya terdengar lantang dari bangku cadangan pada era pertandingan tanpa penonton saat pandemi COVID-19.
Ia juga dikenal vokal membela tim, termasuk saat laga Liga Champions kontra Galatasaray, ketika protesnya terhadap aksi buang-buang waktu lawan membuatnya diganjar kartu kuning.
Sosok seperti inilah yang sering kali tak terlihat di lembar statistik, tetapi sangat terasa di dinamika internal tim.
Keuntungan Strategis untuk Juventus
Mempertahankan Pinsoglio juga memberi keuntungan administratif. Statusnya sebagai pemain binaan akademi membantu Juventus memenuhi regulasi daftar skuad UEFA dan Serie A, yang mensyaratkan kuota pemain homegrown.
Di tengah proyek regenerasi dan kebutuhan menjaga stabilitas ruang ganti, kehadiran figur senior seperti Pinsoglio menjadi aset penting. Ia bukan hanya simbol loyalitas, tetapi juga jembatan antara generasi lama dan baru.

Leave a Reply