Laga antara Juventus dan Pisa SC akhir pekan ini akan menjadi momen emosional bagi Juan Cuadrado.
Winger asal Kolombia tersebut akan kembali ke Allianz Stadium, stadion yang menjadi saksi delapan musim penting dalam kariernya bersama Bianconeri.
Dalam konferensi pers jelang pertandingan, Cuadrado mengenang masa-masanya di Turin dengan penuh rasa syukur. Meski demikian, pemain berusia 37 tahun itu menegaskan bahwa nostalgia tidak akan mengurangi tekadnya untuk membantu Pisa meraih hasil positif.
Kenangan Manis Cuadrado Bersama Juventus
Selama delapan musim membela Juventus, Cuadrado menjadi salah satu pemain paling konsisten di sisi sayap. Ia dikenal dengan kecepatan, kreativitas, serta kemampuannya memberikan assist dan gol penting.
Menghadapi mantan klubnya tentu membawa banyak emosi bagi Cuadrado. Ia mengakui bahwa Juventus memiliki peran besar dalam perkembangan karier dan kehidupannya.
“Ini akan menjadi pertandingan yang indah dan penuh emosi melawan klub seperti Juventus yang membantu saya berkembang sebagai profesional dan sebagai pribadi,” ujar Cuadrado.
Meski laga ini terasa spesial, ia tetap fokus pada tujuan utama timnya.
“Ini akan menjadi malam yang spesial. Tapi pertandingan ini sulit dan kami ingin bermain baik serta membawa pulang poin,”
Kondisi Fisik Membaik Setelah Cedera
Cuadrado juga membahas kondisi fisiknya setelah sempat absen beberapa pekan akibat cedera. Ia bahkan sempat pergi ke luar negeri untuk mendapatkan perawatan khusus, keputusan yang diambil bersama tim medis Pisa.
Kabar baiknya, kini kondisinya sudah jauh lebih baik.
“Saya merasa jauh lebih baik sekarang dan berusaha memberikan yang terbaik untuk tim,” katanya.
Selama masa pemulihan, Cuadrado tetap menjaga kedekatan dengan rekan setimnya.
“Tim selalu ada di pikiran saya,”
Misi Pisa: Bermain Tanpa Rasa Takut
Menjelang laga di Turin, Cuadrado meminta rekan-rekannya untuk bermain dengan percaya diri meski menghadapi salah satu klub terbesar di Italia.
Menurutnya, banyak pemain Pisa yang belum pernah merasakan atmosfer Allianz Stadium sebelumnya. Namun hal itu tidak boleh menjadi penghalang.
“Banyak pemain kami belum pernah bermain di stadion itu,”
“Kami harus datang ke sana dengan tanggung jawab, tetapi tanpa rasa takut,”
Ia bahkan mencontohkan keberanian Michel Aebischer yang berani melepaskan tembakan saat menghadapi Sassuolo, sesuatu yang menurutnya harus ditiru oleh para pemain Pisa.
“Mencoba untuk menembak, seperti yang dilakukan Aebischer melawan Sassuolo,”
Masa Depan Cuadrado Masih Misterius
Ketika ditanya mengenai masa depannya setelah musim ini, Cuadrado memilih tidak memberikan jawaban pasti. Namun satu hal yang jelas, ia merasa nyaman di Pisa dan sangat menghargai dukungan para suporter.
“Saya merasa baik di sini, saya menyukai gairah para pendukung,” ujarnya.
Meski begitu, ia menegaskan bahwa saat ini bukan waktu yang tepat untuk membuat keputusan tentang masa depan kariernya.
“Ini belum saatnya untuk mengambil keputusan.”

Leave a Reply