Pelatih Juventus, Luciano Spalletti memberikan pembaruan penting terkait kondisi skuad timnya jelang laga tandang pekan ke-28 Serie A 2025-26 melawan Pisa, Minggu (8/3/2026) pukul 02.45 WIB.
Sang pelatih mengonfirmasi bahwa striker utama Dusan Vlahovic masih belum siap tampil, sementara perpanjangan kontrak Weston McKennie dinilai sebagai bukti nyata bahwa klub sedang membangun masa depan dengan perencanaan matang.
Selain itu, Spalletti juga menyoroti persaingan di posisi penjaga gawang antara Mattia Perin dan Michele Di Gregorio, serta memperingatkan timnya agar tidak meremehkan Pisa dalam pertandingan yang dianggap banyak pihak sebagai laga mudah.
Vlahovic Belum Siap, Targetkan Comeback Lawan Udinese
Kabar kurang menggembirakan datang dari lini serang Juventus. Striker andalan mereka, Dusan Vlahovic, dipastikan belum dapat dimainkan dalam pertandingan melawan Pisa.
Penyerang tim nasional Serbia itu baru kembali menjalani latihan awal pekan ini setelah menjalani operasi pada Desember lalu. Meski proses pemulihannya berjalan baik, kondisinya belum cukup fit untuk masuk dalam skuad pertandingan.
“Bukan untuk besok. Dia sedang fokus untuk kembali saat melawan Udinese,” ujar Spalletti dalam konferensi pers pra-pertandingan.
Dengan absennya Vlahovic, Juventus harus kembali mencari solusi alternatif di lini serang untuk menjaga produktivitas gol mereka.
Kontrak Baru McKennie Jadi Sinyal Strategi Jangka Panjang Juventus
Di sisi lain, Spalletti memberikan pujian terhadap langkah manajemen Juventus yang baru saja memperpanjang kontrak Weston McKennie.
Menurutnya, keputusan tersebut menunjukkan bahwa klub sedang merancang masa depan dengan strategi yang jelas.
“Juventus menunjukkan bahwa mereka mempersiapkan masa depan dengan cara yang benar melalui scouting dan perencanaan,” kata Spalletti.
Ia juga menambahkan bahwa McKennie adalah pemain yang sangat penting bagi tim.
“McKennie adalah pemain kuat, sangat kuat. Klub melakukan semua yang perlu dilakukan tanpa saya harus mengatakan apa pun,”
Musim ini, gelandang asal Amerika Serikat tersebut tampil impresif di bawah arahan Spalletti. Dalam 27 penampilan, ia berhasil mencatatkan Delapan gol dan Tujuh assist, sebuah kontribusi signifikan dari lini tengah.
Persaingan Perin vs Di Gregorio di Bawah Mistar
Dalam dua pertandingan terakhir, posisi penjaga gawang Juventus ditempati Mattia Perin yang menggantikan Michele Di Gregorio. Namun Spalletti masih enggan memastikan siapa yang akan menjadi starter saat melawan Pisa.
“Saya akan mengumumkan susunan pemain besok,” kata pelatih asal Tuscany itu.
Ia juga membela Di Gregorio dari kritik yang belakangan muncul.
Menurut Spalletti, tidak adil menyalahkan satu pemain ketika kesulitan yang dialami tim bersifat kolektif.
“Mereka berdua bermain sangat baik, dan saya menyesal mendengar beberapa hal tentang Di Gregorio, karena tidak ada gunanya menyoroti individu ketika kesulitan yang dihadapi bersifat kolektif,”
Spalletti Peringatkan Juventus: Jangan Anggap Pisa Lawan Mudah
Meski Pisa berada dalam situasi sulit dan dianggap kandidat kuat degradasi, Spalletti menegaskan bahwa laga ini tidak akan mudah.
“Ini akan menjadi pertandingan yang sangat sulit. Seluruh lingkungan menganggap ini sebagai laga yang mudah dimenangkan; semua orang berpikir mereka sudah terdegradasi. Namun saya yakin Gilardino sudah menyampaikan pesan-pesan tertentu kepada timnya, begitu juga Oscar Hiljemark,”
Ia menilai tim yang berada di posisi tertekan sering kali justru memiliki motivasi lebih besar untuk memberikan kejutan.
“Tim selalu menemukan cara untuk menciptakan motivasi. Terkadang bahkan lebih mudah melakukannya dalam situasi seperti ini dibandingkan pada momen lain. Ketika seorang pemain menganggap pertandingan itu mudah, dia akan menjadi lebih ceroboh.”

Leave a Reply