Musim debut Lois Openda bersama Juventus berubah menjadi salah satu cerita paling mengecewakan di Serie A musim ini.
Striker asal Belgia itu tidak hanya kesulitan menemukan performa terbaiknya di lapangan, tetapi juga menjadi sorotan karena berbagai upaya ekstrem yang dilakukannya untuk memulihkan kondisi fisik dan mental.
Menurut laporan Tuttosport, baru-baru ini, Openda mengejutkan penggemar setelah membagikan foto di media sosial saat menjalani terapi bekam (cupping therapy) dalam skala besar.
Tubuhnya tampak dipenuhi puluhan cangkir terapi tradisional Tiongkok, pemandangan yang oleh media Italia bahkan digambarkan lebih mirip adegan penyiksaan daripada sesi pemulihan atlet.
Meski metode ini kerap digunakan atlet profesional untuk membantu pemulihan otot, intensitas terapi yang dijalani Openda membuat banyak pengamat terkejut. Gambar tersebut menjadi simbol jelas seorang pemain yang berusaha melakukan segala cara untuk membalikkan nasibnya di Turin.
Namun sayangnya, statistik di lapangan menunjukkan bahwa perubahan yang diharapkan masih jauh dari kenyataan.
Transfer Mahal yang Belum Terbayar
Juventus mendatangkan Openda dari RB Leipzig melalui skema yang cukup besar. Awalnya sang striker dipinjam dengan biaya €3,3 juta, sebelum kewajiban pembelian permanen senilai €40,6 juta diaktifkan.
Selain biaya transfer tersebut, Openda juga menerima gaji kotor sekitar €7,4 juta per musim dengan kontrak jangka panjang hingga tahun 2030.
Jika dijumlahkan, investasi Juventus terhadap penyerang berusia 26 tahun itu menjadi salah satu pengeluaran terbesar klub dalam beberapa musim terakhir. Sayangnya, kontribusinya di lapangan sejauh ini belum mendekati ekspektasi.
Statistik Openda yang Mengkhawatirkan
Dalam seluruh kompetisi musim ini, statistik Openda sangat jauh dari kata memuaskan.
Rinciannya adalah sebagai berikut:
- 1 gol dari 23 pertandingan Serie A
- 684 menit bermain di Serie A
- 2 pertandingan Coppa Italia
- 1 assist dari 8 pertandingan Liga Champions
Dari total penampilan tersebut, Openda hanya mampu mencetak satu gol yang terjadi saat Juventus mengalahkan AS Roma dengan skor 2-1 pada 21 Desember lalu.
Bagi seorang striker yang didatangkan dengan biaya besar, angka ini tentu menjadi alarm serius bagi manajemen Juventus.
Biaya Per Menit yang Fantastis
Jika dihitung secara finansial, investasi Juventus terhadap Openda terlihat semakin mencolok.
Menurut perhitungan media Italia, biaya yang telah dikeluarkan klub berarti:
- Sekitar €51.661 per menit bermain di semua kompetisi
- Sekitar €75.000 per menit jika hanya dihitung dari penampilannya di Serie A
Angka tersebut membuat transfer ini menjadi salah satu investasi paling tidak efisien dalam skuad Juventus musim ini.
Masa Depan Openda di Turin Dipertanyakan
Dengan performa yang belum membaik, masa depan Openda di Juventus kini mulai dipertanyakan. Klub asal Turin itu kabarnya sedang merencanakan perombakan di lini serang pada bursa transfer mendatang.
Jika Juventus benar-benar mendatangkan penyerang baru, peluang Openda untuk mendapatkan tempat utama bisa semakin kecil.
Masalah lain yang dihadapi klub adalah nilai jual sang pemain yang kemungkinan turun drastis.
Dengan performa saat ini, Juventus hampir pasti akan kesulitan mendapatkan kembali dana yang mereka investasikan jika memutuskan menjualnya pada musim panas nanti.
Bagi Juventus, situasi ini menghadirkan dilema besar: memberi Openda lebih banyak waktu untuk berkembang, atau menerima kerugian finansial demi merombak lini depan demi musim depan.
Yang jelas, jika tidak ada perubahan signifikan dalam beberapa bulan ke depan, kisah Openda di Turin bisa menjadi salah satu transfer gagal paling mahal dalam sejarah modern Juventus.

Leave a Reply