Juventus Masih Tunjukkan Minat pada Franck Kessié

Franck Kessié semakin santer dikabarkan bakal meninggalkan Al Ahli setelah kontraknya berakhir musim ini.

Sang gelandang Pantai Gading yang pernah bersinar bersama AC Milan dan Atalanta kini masih diincar Juventus, yang diyakini siap membawanya kembali ke Serie A pada bursa transfer Januari mendatang.

Kessié Masih Jadi Nama Besar di Eropa

Meski kini berkarier di Saudi Pro League, Kessié tetap mempertahankan performa yang membuatnya dulu dipuji sebagai salah satu gelandang terbaik di Eropa.

Selama berseragam AC Milan, ia dikenal sebagai gelandang box-to-box yang dinamis, kuat secara fisik, dan mampu mengontrol tempo permainan.

Performa impresifnya turut membantu Rossoneri kembali meraih Scudetto pada musim 2021/22.

Tak heran, minat dari klub-klub Eropa tidak pernah surut. Dengan kontraknya yang segera habis, Kessié menjadi target panas yang bisa direkrut dengan status bebas transfer.

Juventus Siapkan Ruang di Lini Tengah

Menurut laporan TuttoJuve, Juventus menilai Kessié sebagai profil ideal untuk memperkuat skuat racikan Igor Tudor.

Gelandang 28 tahun itu dianggap memiliki keseimbangan yang tepat antara kekuatan fisik, pengalaman, dan kemampuan mengalirkan bola ke lini depan.

Selain itu, Kessié sudah sangat familiar dengan atmosfer Serie A. Hal tersebut diyakini akan mempercepat adaptasinya di Turin, sekaligus memberikan kedalaman skuad yang dibutuhkan Bianconeri untuk bersaing di papan atas.

Tantangan: Gaji Tinggi di Saudi

Satu-satunya kendala utama adalah gaji selangit yang saat ini ia nikmati di Arab Saudi.

Angka tersebut jelas sulit ditandingi oleh klub Eropa, termasuk Juventus.

Namun, jika Kessié memutuskan bahwa prioritasnya adalah kembali ke panggung Eropa dan bermain di level kompetitif, maka peluang Juventus terbuka lebar.

Transfer Bernilai Tinggi untuk Juve

Apabila transfer ini terwujud, Juventus bisa mendapatkan gelandang kelas dunia tanpa harus mengeluarkan biaya transfer besar. Kehadiran Kessié akan menambah variasi di lini tengah:

  • Peran defensif untuk melindungi lini belakang.
  • Kemampuan progresi bola dalam membangun serangan.
  • Kontribusi ofensif melalui tembakan jarak jauh dan akselerasi dari lini kedua.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*