Legenda Juventus sekaligus mantan Presiden UEFA, Michel Platini, menilai pelatih Igor Tudor belum mampu mengeluarkan potensi terbaik dari Kenan Yildiz, meski sang wonderkid kini memegang tanggung jawab besar sebagai pemilik jersey nomor 10 Juventus.
Dalam sebuah wawancara di ajang Festival dello Sport di Trento, Platini berbicara panjang lebar tentang evolusi peran “Nomor 10” di Juventus dan bagaimana maknanya telah berubah dari masa ke masa.
Dari Del Piero ke Yildiz: Warisan Nomor 10 yang Sarat Makna
Bagi Platini, jersey nomor 10 Juventus bukan sekadar angka, melainkan simbol kreativitas, tanggung jawab, dan visi permainan yang tinggi.
Ia menyebutkan nama Alessandro Del Piero sebagai sosok yang benar-benar mewakili esensi nomor 10 di Turin.
“Del Piero adalah pemain hebat, ikon sejati Juventus,” ujar Platini tegas.
Namun, ketika berbicara tentang Paul Pogba, Platini mengaku bahwa sang gelandang asal Prancis tidak memiliki karakteristik murni seorang “trequartista”.
“Pogba punya teknik yang bagus, tapi dia seorang gelandang, bukan nomor 10,” jelasnya.
Kini, giliran Kenan Yildiz, pemain muda berbakat asal Turki-Jerman, yang menerima kehormatan mengenakan nomor legendaris tersebut.
Namun, penampilan dan perannya di lapangan masih menimbulkan perdebatan.
Perubahan Peran “Nomor 10” di Era Modern
Platini juga menyoroti perubahan tren taktik sepak bola modern yang membuat posisi klasik nomor 10 semakin jarang terlihat.
“Tidak ada lagi yang menempatkan nomor 10 di tengah. Sekarang mereka bermain di sayap. Kamu harus tanya pelatih kenapa melakukan itu, bukan pada saya,” ucapnya sambil menyindir gaya permainan kontemporer.
Di bawah asuhan Igor Tudor, Yildiz kerap dimainkan di posisi lebih lebar, bahkan terkadang lebih dekat ke area sayap daripada berperan sebagai playmaker di belakang striker.
Hal ini membuat sejumlah pengamat menilai bahwa potensi kreatif sang pemain belum sepenuhnya dimanfaatkan.
Dybala dan Penghormatan untuk Platini
Dalam wawancara tersebut, Platini juga mengenang Paulo Dybala, mantan pemain Juventus yang juga sempat mengenakan nomor 10 dan secara terbuka mengaku terinspirasi oleh Platini.
“Saya berterima kasih padanya. Saya diberitahu bahwa dia pernah menyebut nama saya, dan itu membuat saya tersanjung,” ujar Platini dengan nada hangat.
Dybala sempat menjadi simbol harapan Juventus di era pasca-Del Piero, sebelum akhirnya pindah ke AS Roma. Namun, kini harapan besar itu kembali tertuju pada Yildiz, meski belum semua pihak, termasuk Platini, merasa yakin.

Leave a Reply