
Juventus mendapatkan suntikan tenaga penting jelang laga pekan ke-16 Serie A 2025-26 kontra AS Roma pada Minggu (21/12/2025) pukul 02.45 WIB.
Pelatih Luciano Spalletti secara resmi mengonfirmasi bahwa Arkadiusz Milik akan kembali masuk dalam skuad pertandingan Bianconeri untuk duel bigmatch ini, menandai comeback sang striker setelah lebih dari 18 bulan absen dari lapangan.
Laga ini menjadi penentu penting dalam perburuan tiket Liga Champions, dengan Juventus saat ini berada di peringkat kelima klasemen Serie A dengan 26 poin, terpaut empat angka dari Roma yang menempati posisi keempat.
Comeback Milik di Momen Krusial Juventus
Kembalinya Arkadiusz Milik datang di saat yang sangat dibutuhkan Juventus. Spalletti harus kehilangan Dusan Vlahovic untuk beberapa bulan ke depan akibat cedera adduktor, membuat opsi di lini depan menjadi terbatas.
Milik sendiri baru saja kembali mengikuti latihan penuh bersama tim utama pada awal pekan ini, 550 hari setelah mengalami cedera ligamen lutut serius pada Juni 2024.
Penampilan terakhirnya bersama Juventus terjadi pada laga penutup musim 2023/24, saat Bianconeri menang 2-0 atas Monza.
Kini, di usia 31 tahun, Milik akhirnya siap kembali menjadi bagian dari perjuangan Juventus.
Spalletti: Milik Datang dengan Antusiasme Besar
Dalam konferensi pers jelang pertandingan, Luciano Spalletti memberikan sinyal positif terkait kondisi sang striker asal Polandia tersebut.
“Milik akan dipanggil besok,” ujar Spalletti.
“Saya melihatnya bahagia seperti pemain muda yang akan menjalani debut pertamanya. Dia punya antusiasme besar dan sangat memahami perannya,”
Spalletti juga menegaskan bahwa Milik masih memiliki kualitas yang dibutuhkan Juventus.
“Dia memiliki karakteristik fisik dan teknis yang hebat. Karena itu, dia akan ikut bersama kami.”
Pernyataan ini menunjukkan bahwa meski sempat ‘terlupakan’ karena cedera panjang, Milik tetap dianggap sebagai bagian penting dari proyek tim.
Opsi Berharga di Tengah Krisis Penyerang
Meski kecil kemungkinan Milik langsung tampil sebagai starter, kehadirannya di bangku cadangan sudah menjadi tambahan berharga bagi Juventus. Pengalaman, postur tubuh, dan kemampuannya bermain sebagai target man bisa menjadi solusi alternatif, terutama jika laga berjalan ketat.
Menghadapi Roma yang dikenal solid dan disiplin, Juventus membutuhkan kedalaman skuad dan variasi serangan, sesuatu yang sempat hilang sejak absennya Milik dan Vlahovic.

Leave a Reply