Bursa transfer Januari berpotensi menghadirkan efek domino di posisi penjaga gawang Serie A, dan Juventus berada tepat di pusat pergerakan tersebut.
Bianconeri dilaporkan menaruh minat serius pada kiper Lazio, Christos Mandas, seiring dengan keinginan kuat Mattia Perin untuk kembali ke Genoa.
Situasi ini membuka skenario kompleks yang melibatkan Juventus, Lazio, dan Genoa, sebuah karusel kiper yang bisa segera berputar dalam beberapa pekan ke depan.
Juventus Tertarik pada Mandas, Lazio Pasang Harga
Sumber yang memiliki pengetahuan langsung tentang situasi ini mengungkapkan bahwa Juventus benar-benar tertarik pada Christos Mandas, kiper berusia 24 tahun yang saat ini berstatus sebagai pilihan kedua di Lazio, di bawah Ivan Provedel.
Manajemen Juventus disebut telah menganalisis profil Mandas secara mendalam dan menilai sang kiper sebagai aset berkualitas dengan potensi jangka panjang.
Ketertarikan ini bukan sekadar spekulasi awal, melainkan bagian dari evaluasi serius menyambut paruh kedua musim.
Namun, langkah Juventus tidak akan mudah. Lazio mematok harga lebih dari 15 juta euro plus bonus, dan keputusan melepas Mandas juga bergantung pada apakah klub ibu kota tersebut mendapat lampu hijau untuk merekrut pengganti di bursa Januari.
Mandas dan Ambisi Naik Level
Mandas sendiri tidak kekurangan peminat. Selain klub-klub Italia, beberapa tim luar negeri juga memantau situasinya.
Meski demikian, pindah ke Juventus disebut sebagai salah satu opsi teratas dalam ambisi karier sang kiper.
Kesempatan bergabung dengan klub sebesar Juventus dinilai sebagai lompatan penting, baik dari segi eksposur, level kompetisi, maupun peluang jangka panjang.
Perin Dorong Kembali ke Genoa
Ketertarikan Juventus pada Mandas sangat berkaitan erat dengan masa depan Mattia Perin.
Kiper Italia itu dikabarkan aktif mendorong kepindahan kembali ke Genoa, klub yang memiliki ikatan emosional kuat dengannya.
Rumor ini bukan hal baru, namun kini kembali menguat menjelang dibukanya bursa transfer musim dingin. Meski demikian, Juventus tidak akan melepas Perin tanpa jaminan.

Leave a Reply