Juventus kembali dikaitkan dengan manuver menarik di bursa transfer Januari 2026. Kali ini, sorotan tertuju pada gelandang West Ham United, Guido Rodriguez, pemain yang minim menit bermain di Premier League musim ini.
Meski jarang tampil, laporan media Italia menyebut sang pemain justru masuk radar serius Bianconeri. Lantas, mengapa Juventus tertarik pada gelandang yang “tak terpakai” di Inggris?
Juventus Butuh Kedalaman di Lini Tengah
Menurut laporan La Gazzetta dello Sport (via ilbianconero.com), Juventus sedang memantau situasi Guido Rodriguez dengan cermat. Alasannya cukup jelas: kurangnya opsi di lini tengah, dan ketergantungan berlebih pada Manuel Locatelli dan Khephren Thuram.
Musim ini, kedua pemain tersebut hampir selalu jadi pilihan utama. Data menunjukkan Locatelli dan Thuram sama-sama menjadi starter di 16 dari 17 laga Serie A.
Kondisi ini membuat Juventus rawan kelelahan pemain, terutama di paruh kedua musim yang padat.
Di sinilah Rodriguez masuk sebagai opsi realistis.
Opsi Murah, Pengalaman Mahal
Guido Rodriguez dinilai sebagai solusi berbiaya rendah namun sarat pengalaman. Kontraknya bersama West Ham akan berakhir pada musim panas 2026, dan klub London tersebut merekrutnya secara gratis pada 2024.
Artinya, Juventus tak perlu mengeluarkan dana besar untuk memboyong sang pemain.
Selain itu, Rodriguez bukan figur sentral dalam skema pelatih Nuno Espirito Santo. Hingga kini, ia baru mencatatkan lima penampilan Premier League dengan total 166 menit bermain, sebagian besar sebagai pemain cadangan.
Situasi ini membuka peluang bagi Juventus untuk bergerak cepat di Januari 2026.
Profil Taktis: Gelandang Bertahan yang Dibutuhkan Juventus
Meski jarang tampil musim ini, Rodriguez bukan nama sembarangan. Ia dikenal sebagai gelandang bertahan disiplin, kuat dalam duel, cerdas membaca permainan, dan andal dalam ball recovery.
Karakter ini sangat cocok untuk peran gelandang jangkar, posisi yang saat ini kekurangan pelapis murni di skuad Juventus.
Kehadirannya bisa memberi napas tambahan bagi Locatelli, sekaligus opsi rotasi yang aman bagi pelatih.
Siapa Sebenarnya Guido Rodriguez?
Guido Rodriguez lahir dari akademi River Plate, sebelum melanjutkan karier ke Meksiko bersama Tijuana dan Club America. Di sana, ia berkembang pesat dan bahkan dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Liga MX 2019.
Karier Eropanya dimulai bersama Real Betis pada 2020. Selama empat setengah musim, Rodriguez menjadi pilar lini tengah dengan 139 penampilan La Liga, serta tampil konsisten di kompetisi Eropa.
Puncaknya, ia masuk skuad Argentina juara Piala Dunia 2022, bahkan sempat tampil di fase grup melawan Meksiko.
Pada Agustus 2024, Rodriguez bergabung dengan West Ham dengan kontrak dua tahun, namun kesulitan mengamankan posisi inti di Premier League.
Transfer Logis untuk Januari?
Dengan usia 31 tahun, Rodriguez memang bukan investasi jangka panjang. Namun untuk kebutuhan mendesak: pengalaman, stabilitas, dan kedalaman skuad, ia bisa menjadi kepingan penting bagi Juventus.
Jika Bianconeri ingin menjaga konsistensi di Serie A dan tetap kompetitif di Eropa, transfer seperti ini justru mencerminkan strategi cerdas, pragmatis, dan efisien.

Leave a Reply