Juventus Pertimbangkan Edin Dzeko Sebagai Opsi Darurat untuk Lini Serang

Juventus kembali dihadapkan pada krisis lini serang. Cedera yang menimpa Dusan Vlahovic serta minimnya kontribusi striker lain membuat manajemen Bianconeri harus memutar otak.

Di tengah berbagai nama yang beredar, satu sosok veteran mencuat sebagai opsi darurat namun penuh pengalaman pada Januari ini, yakni Edin Dzeko.

Striker asal Bosnia-Herzegovina itu kembali masuk radar Juventus, menandai potensi reuni yang sudah lama hanya menjadi wacana sepanjang kariernya.

Kondisi Lini Depan Juventus Memaksa Cari Solusi Cepat

Juventus dipastikan masih kehilangan Vlahovic selama dua bulan ke depan, sementara Arkadiusz Milik belum tampil kompetitif dalam waktu lebih dari satu setengah tahun.

Situasi semakin rumit karena para penyerang baru belum mampu menunjukkan ketajaman yang konsisten.

Dalam kondisi seperti ini, Juventus membutuhkan solusi jangka pendek, minim risiko, dan siap pakai, kriteria yang membuat nama Edin Dzeko kembali dipertimbangkan, meski bukan prioritas utama.

Edin Dzeko, Murid Lama Spalletti yang Tak Pernah Benar-Benar Hilang dari Radar Juve

Menurut laporan Tuttosport, Juventus mempertimbangkan Dzeko sebagai pilihan darurat. Menariknya, striker berusia 39 tahun ini merupakan mantan anak asuh Luciano Spalletti saat keduanya bekerja sama di AS Roma, faktor yang memberi nilai tambah dari sisi taktik dan pemahaman permainan.

Dzeko dikenal sebagai striker klasik nomor 9: kuat secara fisik, cerdas dalam positioning, dan efektif dalam duel udara.

Meski tak lagi muda, pengalamannya di Serie A, Liga Champions, dan kompetisi elite Eropa membuatnya tetap relevan dalam situasi krisis.

Situasi Dzeko di Fiorentina Membuka Celah Transfer

Dzeko kembali ke Italia musim panas lalu dengan bergabung bersama Fiorentina. Namun, kerja sama tersebut dinilai tidak berjalan sesuai harapan, baik dari sisi kontribusi maupun peran dalam tim.

Kondisi ini membuka peluang bagi Juventus untuk bergerak, terlebih jika Fiorentina bersedia melepas sang striker demi merombak komposisi skuad mereka di paruh kedua musim.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*