Juventus semakin menunjukkan arah yang jelas di bawah kepemimpinan Luciano Spalletti.
Usai kemenangan meyakinkan 3-0 atas Sassuolo pada pekan ke-19 Serie A 2025-26, pelatih berusia 66 tahun itu menerima telepon langsung dari pemilik saham mayoritas Juventus, John Elkann, sebuah sinyal kuat bahwa masa depannya di Turin akan segera dibahas secara serius.
Spalletti bergabung dengan Juventus pada akhir Oktober lalu sebagai pengganti Igor Tudor yang dipecat.
Meski datang di tengah situasi genting, mantan pelatih Timnas Italia itu tidak pernah diposisikan sebagai pelatih sementara.
Ia justru menerima kontrak jangka pendek, keputusan yang sangat diapresiasi oleh manajemen Bianconeri.
Spalletti Bangkitkan Juventus dari Periode Sulit
Sejak kedatangannya, Spalletti perlahan namun pasti berhasil memulihkan stabilitas Juventus. Klub yang sempat terseok-seok di awal musim kini menunjukkan grafik performa yang terus menanjak, baik di Serie A maupun Liga Champions.
Tak hanya soal hasil, Juventus juga mulai menampilkan gaya bermain yang lebih atraktif, terorganisir, dan berani, sesuatu yang lama dirindukan oleh para tifosi.
Perubahan ini membuat kepercayaan publik dan internal klub terhadap Spalletti kian menguat.
Telepon dari Elkann Jadi Sinyal Kuat Kepercayaan Manajemen
Menurut jurnalis ternama Italia Alfredo Pedullà, John Elkann secara pribadi menelepon Spalletti untuk memberikan ucapan selamat atas kemenangan atas Sassuolo serta performa meyakinkan tim.
Panggilan ini bukan sekadar formalitas. Sebaliknya, langkah tersebut dianggap sebagai tanda nyata kepercayaan penuh hierarki Juventus terhadap proyek yang tengah dibangun Spalletti.
Pedullà bahkan menyebut bahwa manajemen siap mempercepat pembicaraan kontrak baru.
Juventus dikabarkan ingin mengikat Spalletti dengan kontrak hingga musim panas 2028, sebuah komitmen jangka panjang yang menegaskan bahwa klub melihatnya sebagai sosok sentral dalam proyek kebangkitan.
Pemutusan Kontrak Tudor Buka Jalan Negosiasi
Salah satu alasan Juventus sebelumnya hanya memberikan kontrak jangka pendek kepada Spalletti adalah beban finansial klub.
Pada saat itu, Juventus masih menanggung kontrak dua pelatih lain, Thiago Motta dan Igor Tudor yang telah diberhentikan.
Namun situasi kini berubah. Pada Kamis lalu, Juventus secara resmi mengumumkan bahwa mereka telah mencapai kesepakatan pemutusan kontrak dengan Igor Tudor.
Dengan nama Tudor kini terhapus dari daftar gaji, Bianconeri mendapatkan ruang finansial yang jauh lebih fleksibel.
Kondisi ini diyakini menjadi faktor kunci yang memungkinkan Juventus menawarkan kontrak jangka panjang kepada Spalletti tanpa hambatan berarti.
Juventus dan Spalletti Menuju Masa Depan Bersama
Dengan dukungan penuh dari pemilik klub, jajaran direksi, serta kepercayaan suporter, Luciano Spalletti berada di posisi ideal untuk memimpin Juventus dalam jangka panjang. Negosiasi kontrak baru diperkirakan hanya tinggal menunggu waktu.

Leave a Reply