Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, menegaskan bahwa tim asuhannya adalah kekuatan besar di Liga Champions.
Menjelang duel krusial matchday 7 fase liga melawan Benfica di Allianz Stadium, Kamis (22/1/2026) pukul 03.00 WIB, Spalletti juga berbicara soal hubungannya dengan Jose Mourinho, karakter unik tim Portugal, serta masa depannya bersama Bianconeri.
Pertandingan ini sangat menentukan bagi kedua tim. Juventus saat ini berada di peringkat ke-17 klasemen Liga Champions dengan sembilan poin dari enam laga musim 2025/26.
Sementara itu, Benfica tertahan di posisi ke-28 dengan raihan Enam poin, dan wajib mengejar ketertinggalan demi menjaga peluang lolos ke fase gugur.
Spalletti Waspadai Identitas dan Sejarah Benfica
Dalam konferensi pers pra-pertandingan, Spalletti menekankan bahwa menghadapi Benfica bukanlah laga biasa. Menurutnya, klub asal Portugal tersebut membawa identitas dan sejarah sepak bola yang kuat.
“Saat bermain melawan Benfica, Anda tidak menghadapi tim sembarangan, melainkan bagian sejarah sepak bola. Tim-tim Portugal bisa menyeret Anda ke dalam ritme permainan mereka, dan sering kali baru terasa saat sudah terlambat,” ujar Spalletti.
Ia menuntut para pemain Juventus tampil siap secara mental dan mampu mengekspresikan kualitas terbaik mereka di atas lapangan.
“Saya berharap para pemain siap dan mampu mengekspresikan diri dengan kualitas mereka sendiri,”
Spalletti soal Mourinho: Selalu Ada Hal Tak Terduga
Nama Jose Mourinho tentu menjadi sorotan utama jelang laga ini. Spalletti mengaku memiliki hubungan saling menghormati dengan pelatih karismatik tersebut.
“Dia selalu lebih banyak bicara daripada saya dan selalu menang dalam hal itu,” canda Spalletti.
“Kami saling menghormati dan pernah berbincang lewat telepon. Menghadapi Mourinho adalah sebuah kebanggaan,”
Menurut Spalletti, kehadiran Mourinho selalu menaikkan tensi pertandingan.
“Dengan Mourinho, Anda selalu mengharapkan sesuatu yang berbeda. Benfica akan agresif dan datang untuk benar-benar bermain. Saya yakin ini akan menjadi pertandingan yang bagus,”
Fokus Juventus, Bukan Bursa Transfer
Spalletti juga ditanya soal potensi pergerakan Juventus di bursa transfer Januari. Namun, pelatih asal Italia itu memilih tidak banyak berkomentar.
Ia menegaskan bahwa urusan transfer sepenuhnya menjadi tanggung jawab manajemen, sementara dirinya fokus memaksimalkan skuad yang ada.
“Saya menerima Juventus dengan pemain yang ada dan tidak menuntut apa pun. Pemikiran saya adalah melangkah maju dengan tenang dan konsisten,” jelasnya.
Keyakinan Spalletti pada Kekuatan Juventus
Menghadapi Benfica, Spalletti berharap Juventus menampilkan performa yang sama seperti yang ia lihat setiap hari di sesi latihan.
“Kami adalah tim yang kuat dan punya ide permainan yang jelas. Sorotan Liga Champions selalu lebih besar, dan kami berharap pantas berada di bawah sorotan itu.”

Leave a Reply