Juventus tampil dominan dan sukses mengamankan kemenangan telak 4-1 melawan Parma di Stadion Ennio Tardini pada pekan ke-23 Serie A 2025-26, Senin (2/2/2026) dini hari WIB.
Sorotan utama tertuju pada Gleison Bremer yang tampil impresif dengan mencetak dua gol langka, sekaligus menjadi motor utama kemenangan tim tamu.
Hasil ini semakin menegaskan konsistensi Juventus dalam persaingan papan atas klasemen, sekaligus mengirim pesan kuat kepada para rival mereka.
Dominasi Juventus Sejak Menit Awal
Sejak peluit awal dibunyikan, Juventus langsung mengambil inisiatif serangan. Francisco Conceicao menjadi aktor utama di lini sayap dengan kecepatan dan kreativitasnya.
Dalam enam menit pertama, pemain muda Portugal itu hampir membuka keunggulan melalui dua peluang emas. Namun, kiper Parma, Edoardo Corvi, tampil sigap menggagalkan upaya tersebut.
Tekanan bertubi-tubi akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-15. Tendangan sudut Conceicao disambut sundulan keras Gleison Bremer yang mengarah ke sudut bawah gawang. Skor 0-1 untuk keunggulan Juventus.
McKennie Gandakan Keunggulan
Juventus semakin percaya diri setelah gol pembuka. Parma sempat mencoba keluar dari tekanan, namun solidnya lini tengah dan pertahanan Bianconeri membuat mereka kesulitan mengembangkan permainan.
Pada menit ke-37, Weston McKennie menggandakan keunggulan lewat gol spektakuler.
Menerima umpan silang Pierre Kalulu, gelandang asal Amerika Serikat itu melepaskan tendangan voli akrobatik dari jarak dekat yang tak mampu dibendung Corvi.
Babak pertama pun ditutup dengan skor 0-2 untuk keunggulan tim tamu.
Gol Bunuh Diri dan Respons Cepat Juventus
Memasuki babak kedua, Parma mendapat momentum tak terduga. Pada menit ke-51, Andrea Cambiaso melakukan kesalahan fatal dengan mencetak gol bunuh diri usai salah mengantisipasi umpan silang.
Gol tersebut sempat membangkitkan harapan tuan rumah. Namun, Juventus menunjukkan karakter kuat mereka.
Hanya beberapa menit berselang (54’), Bremer kembali mencatatkan namanya di papan skor. Situasi bola mati yang kacau dimanfaatkan bek asal Brasil itu untuk mencetak gol keduanya sekaligus mengembalikan jarak dua gol.
Jonathan David Lengkapi Pesta Gol
Tekanan Juventus tak berhenti sampai di situ. Francisco Conceicao kembali merepotkan pertahanan Parma lewat tembakan menyilangnya.
Meski sempat ditepis Corvi, bola muntah jatuh tepat di kaki Jonathan David. Striker asal Kanada itu dengan tenang menyarangkan bola dan mengubah skor menjadi 1-4 pada menit ke-64.
Gol ini memastikan kemenangan mutlak bagi Juventus.
Bremer, Tembok Sekaligus Mesin Gol
Penampilan Gleison Bremer di laga ini layak mendapat apresiasi khusus. Selain tampil solid dalam menjaga lini belakang, ia juga berkontribusi besar di lini serang lewat dua gol penting.
Brace ini terbilang langka bagi seorang bek tengah, sekaligus membuktikan peran vital Bremer dalam sistem permainan Juventus musim ini.
Kombinasi kekuatan fisik, ketenangan, dan insting mencetak gol menjadikannya salah satu pilar utama Bianconeri.
Dampak Kemenangan bagi Juventus
Kemenangan 4-1 atas Parma semakin memantapkan Juventus di posisi Empat klasemen Serie A, dengan raihan 45 poin, hanya terpaut 1 angka dari Napoli yang berada di posisi Tiga.
Di tengah absennya beberapa pemain kunci akibat cedera, performa solid tim menunjukkan kedalaman skuad yang mumpuni.
Pelatih Juventus patut puas dengan keseimbangan permainan antara lini pertahanan, tengah, dan serang. Dengan performa seperti ini, peluang mereka untuk bersaing di level domestik maupun Eropa semakin terbuka lebar.
Statistik Singkat Pertandingan
- Skor: Parma 1-4 Juventus
- Gol: Bremer (15’, 54’), McKennie (37’), David (64’), Cambiaso (OG, 51’)

Leave a Reply