Bergomi: Juventus Kurang Beruntung Lawan Lazio, Tak Bisa Lepas dari Peran Dua Winger Kreatif

Legenda Inter Milan, Beppe Bergomi, memberikan analisis tajam usai Juventus gagal mengamankan kemenangan saat menjamu Lazio di pekan k-24 Serie A 2025-26.

Meski hanya bermain imbang 2-2 di Allianz Stadium, Bergomi menilai Bianconeri sejatinya tampil dominan, namun satu hal kembali terlihat jelas: Juventus tak bisa hidup tanpa dua winger yang agresif dan kreatif.

Pernyataan tersebut disampaikan Bergomi saat menjadi pundit di Sky Sport Italia, menyusul laga dramatis yang memaksa Juventus bangkit dari ketertinggalan dua gol.

Juventus Dianggap Kurang Beruntung

Menurut Bergomi, hasil imbang itu tidak sepenuhnya mencerminkan jalannya pertandingan. Dari sisi statistik dan kontrol permainan, Juventus dinilai pantas meraih hasil lebih baik.

“Juventus sedikit tidak beruntung. Saya melihat statistiknya, dan angkanya luar biasa, semuanya menguntungkan Juventus,” ujar Bergomi.

Namun, dominasi tersebut tidak selalu berbanding lurus dengan efektivitas. Juventus sempat kesulitan membongkar pertahanan Lazio sebelum akhirnya menemukan solusi lewat permainan sayap.

Winger Jadi Kunci Permainan Juventus

Bergomi menekankan bahwa struktur permainan Juventus saat ini sangat bergantung pada kehadiran dua winger yang mampu melewati lawan. Tanpa elemen tersebut, serangan Juventus menjadi mudah dibaca.

“Dengan cara tim ini bermain, menurut saya Juventus tidak bisa bermain tanpa Dua winger yang mampu melakukan dribel,” jelasnya.

Meski Juventus sempat memberikan ruang untuk serangan balik Lazio di babak kedua, Bergomi menilai indeks bahaya tetap tinggi. Fakta pentingnya, kedua gol Juventus lahir dari situasi crossing, sebuah indikasi jelas betapa vitalnya peran pemain sayap.

“Mereka memang kebobolan beberapa serangan balik di babak kedua, tetapi tingkat ancamannya tetap tinggi. Gol-gol datang dari situ. Umpan silang, gol McKennie, umpan silang, gol Kalulu.”

Peran Cambiaso dan Boga Jadi Pembeda

Dalam laga tersebut, Andrea Cambiaso memulai pertandingan sebagai winger kanan sebelum akhirnya turun ke posisi bek kiri setelah Edon Zhegrova masuk pada babak kedua. Keputusan ini terbukti efektif.

Cambiaso menjadi kreator gol pertama Juventus lewat assist untuk Weston McKennie, sementara Jeremie Boga, rekrutan Januari, mengirimkan umpan silang akurat yang diselesaikan Pierre Kalulu untuk gol penyeimbang di menit akhir.

Situasi ini memperkuat argumen Bergomi: tanpa kontribusi winger, Juventus kesulitan menciptakan peluang berbahaya.

McKennie Terus Jadi Andalan

Gol ke gawang Lazio menambah catatan impresif Weston McKennie. Gelandang asal Amerika Serikat itu kini telah mengoleksi Tujuh gol dari 33 pertandingan di bawah arahan Luciano Spalletti, menjadikannya salah satu sumber gol paling konsisten Juventus musim ini.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*