Conceicao: “Kami Ke San Siro untuk Menang, Inter Sedang Bagus Tapi Juve Punya Kualitas”

Derby d’Italia kembali memanaskan Serie A. Juventus akan bertandang ke San Siro pada akhir pekan ini untuk menantang Inter Milan dalam laga krusial pekan ke-25 yang bisa menjadi titik balik perburuan Scudetto.

Menjelang duel panas tersebut, winger andalan Juventus, Francisco Conceicao angkat bicara dan mengirim sinyal tegas: Bianconeri datang bukan untuk bertahan, melainkan untuk menang.

Berbicara kepada SportMediaset, pemain asal Portugal itu menunjukkan kepercayaan diri tinggi, sekaligus sikap realistis terhadap kekuatan lawan.

Kondisi Fit dan Ambisi Pribadi Conceicao

Conceicao memastikan dirinya berada dalam kondisi fisik prima. Isu cedera lutut yang sempat beredar ditepis dengan santai.

“Tidak ada masalah fisik, termasuk pembengkakan di lutut yang sempat terlihat, itu bukan apa-apa,” ujar Conceicao.

Ia juga mengakui masih ada satu hal yang perlu ditingkatkan dari performanya musim ini: gol. Meski sering menciptakan peluang dan merepotkan pertahanan lawan, kontribusi angka masih menjadi pekerjaan rumah.

“Yang kurang adalah gol, yang terutama dibutuhkan untuk membantu tim,”

Menurutnya, ketika gol cepat tercipta, kepercayaan diri tim akan meningkat. Sebaliknya, jika gol tak kunjung datang, rasa gugup perlahan muncul. Namun ia yakin, selama Juventus terus menciptakan peluang, gol hanyalah soal waktu.

“Itu hanya soal waktu,”

Mentalitas Spalletti dan Identitas Juventus

Conceicao juga memuji mentalitas Luciano Spalletti, yang dinilainya membawa Juventus kembali ke jalur kemenangan. Filosofi bermain agresif, berani menguasai bola, dan haus kemenangan menjadi ciri utama skuad saat ini.

“Apa yang kamu sukai dari mentalitas Spalletti? Cara kami ingin bermain dan menang. Hasil sudah berbicara sendiri: kami menang lebih sering. Namun kami masih punya potensi untuk melakukan lebih baik lagi. Termasuk saya sendiri, dan saya akan berusaha untuk itu,”

Senjata Juventus: Pemain yang Berani Duel Satu Lawan Satu

Dalam analisisnya, Conceicao menyoroti pentingnya pemain yang mampu melewati lawan secara individu. Ia menyebut nama-nama seperti McKennie, Kenan Yildiz, dan Boga sebagai aset penting.

“Mereka adalah pemain-pemain yang saya sukai, karena menurut saya sebuah tim yang ingin bersaing untuk menang membutuhkan pemain yang mampu melewati lawan satu lawan satu,”

Menurutnya, tim yang ingin bersaing di papan atas harus memiliki pemain yang berani mengambil risiko, menusuk pertahanan, dan memecah kebuntuan melalui kreativitas individu.

Masa Depan di Turin: “Saya Ingin Lama di Juventus”

Tak ragu sedikit pun, Conceicao mengungkapkan keinginannya untuk bertahan lama di Juventus. Ia memimpikan masa depan penuh gelar bersama klub dan ingin menorehkan prestasi besar, baik secara tim maupun individu.

“Ya. Saya melihat diri saya bertahan lama di Juventus, memenangkan gelar, dan melakukan hal-hal besar, termasuk secara pribadi,”

Pernyataan ini menjadi angin segar bagi fans Bianconeri, di tengah maraknya rumor transfer pemain muda berbakat.

Derby d’Italia: Hormati Inter, Tapi Juve Datang untuk Menang

Masuk ke topik utama, Conceicao mengakui bahwa Inter sedang berada dalam momen terbaiknya. Nerazzurri tampil dominan, konsisten menang, dan sangat solid di bawah arahan pelatih baru.

“Kami tahu Inter sedang berada dalam momen yang sangat bagus, mereka memenangkan semua pertandingan dan dengan cara yang meyakinkan,”

Namun, rasa hormat itu tidak berubah menjadi rasa takut.

“Namun kami punya kualitas untuk tampil baik dan menang, dan kami datang ke San Siro untuk melakukan itu. Pasti,”

Juventus, kata Conceicao, memiliki kualitas, mentalitas, dan keberanian untuk menang. Targetnya jelas: tampil sebagai tim besar dan membawa pulang hasil maksimal dari San Siro.

“Kami harus melakukan pekerjaan kami. Kami ingin memenangkan pertandingan ini dan menunjukkan bahwa kami adalah tim besar,”

Fokus Berlanjut ke Liga Champions

Setelah duel melawan Inter, Juventus sudah ditunggu tantangan besar di Liga Champions menghadapi Galatasaray di Play-off.

Conceicao menegaskan bahwa Liga Champions adalah panggung tertinggi sepak bola klub dunia, dan Juventus wajib menang untuk tetap berada di jajaran elite Eropa.

“Kami tahu Liga Champions adalah kompetisi antarklub terbaik di dunia. Ini akan menjadi pertandingan sulit melawan tim yang memiliki individualitas kuat, tetapi kami harus melakukan hal minimal, yaitu menang, agar bisa tetap berada di jajaran tim terbaik Eropa.”

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*