Spalletti: “Juventus Datang untuk Menang Lawan Galatasaray”

Pelatih Juventus, Luciano Spalletti memberikan pandangannya menjelang leg pertama babak play-off Liga Champions 2025-26 kontra Galatasaray yang akan digelar di Istanbul pada Rabu (18/02/26) pukul 00.45 WIB.

Spalletti juga menyinggung kontroversi Derby d’Italia kontra Inter, dan memberi petunjuk siapa yang bisa dimainkan sebagai penyerang tengah Bianconeri.

Juventus vs Galatasaray: Target Kemenangan Jelas

Juventus menutup fase liga Liga Champions di posisi ke-13, tiga poin di bawah peringkat delapan besar. Artinya, mereka harus melewati dua leg melawan Galatasaray untuk memastikan tiket babak 16 besar.

Laga pertama bakal digelar di Istanbul, dengan skuad Galatasaray yang menampilkan nama-nama besar seperti Victor Osimhen, Mauro Icardi, dan Noa Lang. Leg kedua akan berlangsung di Allianz Stadium, Kamis, 26 Februari 2026.

Spalletti menegaskan fokus tim,

“Kami harus bermain sebagai tim, tidak boleh tertekan lawan, mainkan permainan kami sendiri. Tak ada yang disembunyikan, kami ingin mencoba menang,”

“Kami senang bermain melawan tim seperti ini. Kami akan mencoba memainkan pertandingan dengan cara yang benar dan kita akan melihat di level kualitas mana kita berada, karena stadion-stadion ini menunjukkan kepada Anda kekuatan mental apa yang perlu Anda miliki juga,”

Strategi Menghadapi Striker Galatasaray

Ditanya tentang Icardi dan Osimhen, Spalletti memuji keduanya sebagai striker top dengan karakter berbeda: satu menciptakan kekacauan di area, yang lain mampu memanfaatkan kekacauan itu.

“Mereka adalah dua striker yang tahu bagaimana bergerak di dalam kotak penalti, yang satu menciptakan kekacauan dan yang satu lagi tahu bagaimana memanfaatkan kekacauan tersebut,”

“Kami harus memberikan bola sesedikit mungkin kepada mereka dan menguasai permainan sendiri,”

Spalletti kemudian ditanya apakah Weston McKennie yang sedang dalam performa terbaik, yang dikenal karena keserbagunaannya, termasuk di antara pilihan untuk bermain sebagai penyerang tengah.

” Dia adalah pemain yang memiliki karakteristik untuk bermain dengan membelakangi gawang dan juga tahu bagaimana membalikkan keadaan dalam waktu singkat karena dia cepat dan teknis,”

Penilaian Terhadap Galatasaray

Spalletti menekankan pentingnya kesiapan mental:

“Kami harus siap menghadapi pilihan Galatasaray, antisipasi keputusan yang bisa menciptakan kebingungan. Kita harus mencoba bermain sesuai permainan sendiri dan tidak terintimidasi oleh ferocity mereka,”

Pandangan Spalletti soal Kontroversi Derby d’Italia

Menanggapi laga kontra yang berakhir 3-2, Spalletti menekankan pentingnya kedewasaan dalam menghadapi situasi seperti simulasi pemain lawan:

“Diving adalah pelanggaran terhadap sepak bola. Yang penting bukan apa yang terjadi, tapi bagaimana kita meresponsnya. Besok adalah ujian kedewasaan tim kami,”

Dukungan Spalletti untuk Bastoni

Ada saran untuk menjatuhkan dari skuad timnas Italia akibat insiden tersebut. Spalletti menegaskan dukungannya:

“Gattuso bebas memanggil siapa pun yang dia mau. Saya bukan pelatih lagi, jadi itu terserah dia. Kita punya pelatih yang kuat, biarkan dia bebas melakukan keputusan.”

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*