Thuram Persembahkan Gol untuk Luciano Spalletti

Gelandang tangguh Juventus, Khephren Thuram menjadi salah satu sosok penting di balik kemenangan meyakinkan Juventus atas Pisa dengan skor 4-0 dalam laga pekan ke-28 Serie A 2025-26, Minggu (8/3/2026) dini hari WIB.

Namun bagi Thuram, gol yang ia cetak dalam pertandingan tersebut memiliki makna yang lebih dari sekadar kontribusi di papan skor.

Pemain asal Prancis itu mengungkapkan bahwa golnya merupakan hadiah spesial untuk pelatih Juventus, Luciano Spalletti, yang merayakan ulang tahunnya pada hari pertandingan.

Gol Thuram Jadi Hadiah Ulang Tahun untuk Spalletti

Momen menarik terjadi setelah Thuram mencetak gol. Para pemain Juventus langsung berlari ke pinggir lapangan untuk memeluk sang pelatih dalam selebrasi yang penuh emosi.

Thuram menjelaskan bahwa selebrasi tersebut memang dilakukan sebagai bentuk penghormatan sekaligus hadiah kecil untuk Spalletti.

“Saya sebenarnya bukan tipe pemain yang selalu mencetak gol, tetapi tentu menyenangkan bisa melakukannya. Gol itu adalah hadiah kecil untuk pelatih di hari ulang tahunnya,” ujar Thuram.

Selebrasi tersebut mencerminkan atmosfer positif di ruang ganti Juventus, terutama setelah periode sulit yang sempat dialami tim dalam beberapa pekan terakhir.

Juventus Bangkit Setelah Periode Sulit

Kemenangan besar atas Pisa menjadi sangat penting bagi Juventus. Sebelum pertandingan ini, Bianconeri sempat mengalami masa sulit dengan hasil yang kurang memuaskan di liga.

Mereka bahkan sempat mengalami:

  • Rentetan hasil kurang maksimal di Serie A
  • Tersingkir dari UEFA Champions League
  • Eliminasi dari Coppa Italia

Karena itu, kemenangan telak ini menjadi suntikan moral yang sangat dibutuhkan oleh tim.

Thuram: Juventus Harus Percaya pada Kemampuan Sendiri

Bagi Thuram, kunci kebangkitan Juventus terletak pada mentalitas dan kepercayaan diri para pemain.

Ia menegaskan bahwa skuad Juventus memiliki kualitas yang cukup untuk mencapai target besar musim ini, terutama finis di empat besar Serie A agar bisa kembali bermain di Liga Champions.

“Kami percaya, karena kami memiliki tim yang mampu melakukannya. Kami harus percaya pada diri sendiri. Dari situlah semuanya dimulai.”

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa para pemain Juventus masih sangat optimistis meskipun perjalanan musim ini tidak selalu berjalan mulus.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*