Juventus memasuki fase penting dalam perencanaan jangka panjang mereka. Setelah menjalani masa larangan aktivitas, CEO klub, Damien Comolli kini kembali aktif dan langsung dihadapkan pada agenda besar: menyelesaikan tiga perpanjangan kontrak vital yang akan menentukan arah masa depan Bianconeri.
Kembalinya Comolli ke Continassa menjadi momentum penting bagi stabilitas internal klub, terutama di tengah persaingan ketat Serie A dan target kembali berjaya di Eropa.
Kembali dari Sanksi, Fokus ke Masa Depan
Sebelumnya, Damien Comolli sempat terkena sanksi akibat insiden panas dalam laga Derby d’Italia melawan Inter Milan.
Ia terlibat konfrontasi dengan wasit setelah keputusan kontroversial yang mengusir Pierre Kalulu akibat pelanggaran yang diperdebatkan terhadap Alessandro Bastoni.
Selama masa larangan tersebut, Comolli memanfaatkan waktu dengan mengikuti program bergengsi “Executive Leadership Program” di Paris, yang dikembangkan bersama Harvard Business School, langkah yang menunjukkan keseriusannya dalam meningkatkan kapasitas kepemimpinan.
Tiga Kontrak Prioritas Juventus
Menurut laporan Tuttosport, setelah kembali aktif, fokus utama Comolli kini adalah mengamankan tiga pilar penting Juventus melalui perpanjangan kontrak.
1. Luciano Spalletti
Pelatih kepala Juventus menjadi prioritas utama. Klub dikabarkan siap memperpanjang kontraknya selama satu hingga dua tahun ke depan, lengkap dengan kenaikan gaji hingga €6 juta per musim.
Keputusan ini mencerminkan kepercayaan manajemen terhadap proyek jangka panjang yang dibangun oleh Spalletti.
2. Manuel Locatelli
Kapten tim ini juga akan segera mendapatkan kontrak baru. Dengan performa konsisten dan kepemimpinan di lapangan, Locatelli layak diganjar perpanjangan hingga tahun 2030.
Ia dianggap sebagai simbol stabilitas dan fondasi penting lini tengah Juventus.
3. Dusan Vlahovic
Nama terakhir yang masuk daftar adalah striker utama Juventus. Negosiasi dengan agen sang pemain, Darko Ristic, kembali dilanjutkan dan disebut memasuki tahap krusial.
Meski masih ada sedikit perbedaan dalam kesepakatan, optimisme tinggi muncul bahwa kedua pihak akan segera mencapai titik temu.

Leave a Reply