Juventus dikabarkan tengah membidik mantan anak asuh Luciano Spalletti, yaitu Stanislav Lobotka.
Gelandang asal Slovakia itu menjadi salah satu nama yang kembali masuk daftar incaran sang pelatih untuk memperkuat lini tengah Bianconeri musim depan.
Namun menurut Calciomercato, rencana reuni ini diprediksi tidak akan mudah karena Napoli siap memberikan perlawanan keras untuk mempertahankan salah satu pilar penting mereka.
Lobotka, Jenderal Tengah di Era Keemasan Napoli
Lobotka bukan nama asing bagi Spalletti. Ia merupakan salah satu kunci sukses Napoli saat meraih gelar Serie A pada 2023. Dalam sistem permainan saat itu, ia berperan sebagai:
- Pengatur tempo permainan
- Penghubung lini belakang dan depan
- Motor transisi serangan
Perannya membuat Napoli tampil dominan di musim bersejarah tersebut.
Spalletti Ingin Reuni di Juventus
Menurut Calciomercato, Spalletti menilai Lobotka bisa menjadi sosok penting untuk membangun Juventus yang lebih solid dan kompetitif, terutama jika berhasil lolos ke Liga Champions musim depan.
Pelatih berpengalaman itu melihat Lobotka sebagai:
- Gelandang cerdas taktis
- Pemain yang memahami sistemnya
- Figur stabil di lini tengah
Reuni keduanya di Turin pun mulai dibicarakan sebagai kemungkinan menarik.
Napoli Tak Akan Mudah Melepas
Meski begitu, Napoli berada dalam posisi kuat. Lobotka masih terikat kontrak hingga Juni 2027, dengan opsi perpanjangan satu tahun tambahan.
Beberapa poin penting:
- Usia 32 tahun pada November
- 38 penampilan musim ini
- Kontribusi 1 gol dan 1 assist
- Masih jadi bagian penting skuad
Presiden Napoli, Aurelio De Laurentiis, dikenal sangat keras dalam negosiasi, terutama terhadap rival langsung seperti Juventus.
Klausul dan Harga Jadi Penghambat
Lobotka memiliki klausul rilis senilai €25 juta, namun:
- Hanya berlaku untuk klub luar Italia
- Berlaku hingga pertengahan Juli
Artinya, jika Juventus ingin merekrutnya, mereka harus bernegosiasi langsung dengan Napoli. Harga yang diminta diperkirakan bisa mencapai €30 juta atau lebih.

Leave a Reply