Ditahan Imbang Torino 2-2, Juventus Gagal ke Liga Champions

Derby della Mole antara Torino vs Juventus di pekan terakhir Serie A 2025-26 berlangsung penuh drama, tensi tinggi, dan emosi besar.

Laga yang sempat tertunda satu jam akibat bentrokan ultras itu akhirnya berakhir imbang 2-2, meski Dusan Vlahovic tampil gemilang dengan dua golnya.

Hasil ini membuat Juventus menutup musim Serie A di posisi keenam dengan 69 poin, dan gagal lolos ke Liga Champions musim depan.

Sementara Torino menunjukkan karakter luar biasa dengan comeback dari ketertinggalan dua gol.

Pertandingan derby kota Turin ini awalnya diwarnai situasi tegang di luar stadion. Bentrokan antara ultras kedua tim menyebabkan kick-off ditunda selama satu jam.

Menurut laporan yang beredar:

  • Seorang suporter Juventus harus dilarikan ke rumah sakit dalam kondisi kritis
  • Ultras Juventus mengancam akan menginvasi lapangan jika pertandingan tetap dimulai
  • Setelah pihak Serie A dan otoritas keamanan memutuskan laga tetap berjalan, sebagian besar pendukung Juventus meninggalkan stadion

Atmosfer panas ini membuat Derby della Mole terasa lebih emosional dari biasanya.

Vlahovic Tampil Mematikan untuk Juventus

Di tengah situasi sulit, Dusan Vlahovic justru tampil sebagai motor serangan Juventus.

Gol pertama datang pada menit ke-23:

  • Berawal dari umpan presisi Khephren Thuram
  • Vlahovic mengontrol bola dengan tenang
  • Melepaskan tembakan keras ke tiang jauh

Striker Serbia itu sebenarnya hampir menambah gol lewat sundulan dari crossing Pierre Kalulu, namun bola masih melambung.

Di awal babak kedua, Juventus kembali menghukum Torino lewat serangan balik cepat:

  • Francisco Conceiçao memimpin counter attack
  • Vlahovic menerima bola di kotak penalti
  • Penyelesaian first-time kaki kanan kembali tak mampu dihentikan kiper Torino

Brace tersebut semakin mempertegas kualitas Vlahovic sebagai ujung tombak utama Juventus musim ini.

Torino Bangkit Lewat Pergantian Cerdas D’Aversa

Saat Juventus terlihat mengontrol pertandingan, pelatih Roberto D’Aversa melakukan beberapa pergantian yang mengubah jalannya laga.

Momentum comeback Torino dimulai dari:

Gol Cesare Casadei

Gelandang muda Italia itu mencetak gol lewat sundulan keras memanfaatkan situasi sepak pojok dan lemahnya penjagaan Andrea Cambiaso.

Gol tersebut membuat intensitas pertandingan meningkat drastis.

Ché Adams Selamatkan Torino

Torino terus menekan dalam 20 menit terakhir dan akhirnya berhasil menyamakan skor.

Dalam situasi sepak pojok:

  • Casadei kembali memenangkan duel udara
  • Mattia Perin sempat melakukan penyelamatan
  • Namun Che Adams paling cepat menyambar bola rebound

Gol tersebut membuat stadion meledak dan memastikan derby berakhir imbang 2-2.

Juventus Kehilangan Momentum di Akhir Musim

Hasil ini menjadi simbol inkonsistensi Juventus sepanjang musim. Meski memiliki kualitas individu tinggi, mereka kembali gagal mempertahankan keunggulan.

Beberapa keputusan pergantian pemain dari Luciano Spalletti juga menjadi sorotan, terutama setelah keluarnya Conceiçao, Thuram, dan Vlahovic membuat intensitas serangan Juventus menurun drastis.

Klasemen Akhir Serie A

Hasil imbang ini memastikan:

  • Juventus finis di posisi keenam dengan 69 poin, dan gagal lolos ke Liga Champions musim depan
  • Inter, Napoli, Roma, dan Como lolos ke Liga Champions

Bagi Juventus, posisi ini tentu jauh dari ekspektasi klub sebesar mereka.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*