
Juventus kembali melakukan perubahan besar di level manajemen. Klub raksasa Italia itu secara resmi mengumumkan perpisahan dengan Damien Comolli, yang meninggalkan jabatannya atas kesepakatan bersama.
Sebagai penggantinya, Bianconeri menunjuk Giovanni Carnevali sebagai Chief Executive Officer (CEO) sekaligus General Manager.
Keputusan ini menandai dimulainya era baru di Allianz Stadium setelah musim 2025/26 yang jauh dari harapan, di mana Juventus hanya mampu finis di peringkat keenam Serie A dan harus puas tampil di Liga Europa musim depan.
Comolli Resmi Tinggalkan Juventus
Kepergian Damien Comolli sebenarnya tidak terlalu mengejutkan. Dalam beberapa bulan terakhir, berbagai laporan di Italia menyebut adanya ketegangan internal antara sang direktur asal Prancis dengan pelatih Luciano Spalletti.
Meski Spalletti baru saja menandatangani kontrak baru hingga 2028 pada April lalu, hubungan keduanya disebut semakin memburuk, terutama terkait kebijakan transfer dan pembangunan skuad.
Puncaknya terjadi dalam rapat luar biasa dewan direksi Juventus pada Jumat pagi, yang kemudian menghasilkan keputusan untuk mengakhiri kerja sama dengan Comolli secara resmi.
Comolli sendiri pertama kali bergabung dengan Juventus setahun lalu sebagai General Manager sebelum dipromosikan menjadi CEO pada November 2025.
Giovanni Carnevali Resmi Jadi Nahkoda Baru Juventus
Sebagai pengganti Comolli, Juventus menunjuk Giovanni Carnevali, sosok yang sangat dikenal dalam dunia sepak bola Italia berkat kiprahnya bersama Sassuolo.
Carnevali menjabat sebagai CEO Sassuolo sejak 2014 dan dianggap sebagai salah satu eksekutif paling berpengaruh di Serie A. Di bawah kepemimpinannya, Sassuolo berkembang menjadi klub yang dikenal karena stabilitas finansial, pengembangan pemain muda, dan model bisnis yang berkelanjutan.
Kini, Juventus berharap pengalaman tersebut dapat membantu mengembalikan klub ke jalur kesuksesan.
Pernyataan Resmi Juventus
Dalam pernyataan resminya, Juventus menegaskan bahwa penunjukan Carnevali merupakan bagian dari upaya memperkuat proyek olahraga dan bisnis klub.
Manajemen Bianconeri menilai Carnevali memiliki pengalaman panjang dan pemahaman mendalam tentang dinamika sepak bola modern, baik dari sisi kompetitif maupun industri.
Selama berada di Sassuolo, ia dinilai memainkan peran penting dalam membangun klub yang menjadi contoh dalam hal inovasi, keberlanjutan, dan pengembangan talenta muda.
Selain itu, keterlibatannya sebagai anggota dewan Lega Serie A membuatnya memiliki wawasan luas mengenai arah perkembangan sepak bola Italia.
Carnevali: Sebuah Kehormatan Bergabung dengan Juventus
Setelah diumumkan secara resmi, Carnevali menyampaikan rasa bangga dan antusiasmenya untuk memulai tantangan baru bersama Juventus.
Ia mengaku terhormat mendapat kepercayaan dari klub, pemegang saham mayoritas, serta John Elkann, yang menjadi tokoh sentral dalam struktur kepemilikan Juventus.
Menurut Carnevali, fokus utamanya adalah membangun jalur pertumbuhan yang berkelanjutan sekaligus memastikan Juventus kembali menjadi kekuatan utama di Italia maupun Eropa.
Ia juga menegaskan komitmennya untuk menghormati sejarah besar Juventus sembari memenuhi ambisi para pendukung yang menginginkan klub kembali bersaing di level tertinggi.
Apa Dampaknya bagi Masa Depan Juventus?
Kedatangan Carnevali bisa menjadi titik balik penting bagi Juventus.
Dalam beberapa tahun terakhir, Bianconeri menghadapi berbagai tantangan, mulai dari masalah finansial, inkonsistensi performa, hingga perubahan struktur manajemen yang cukup sering terjadi.
Dengan reputasinya sebagai sosok yang mampu membangun proyek jangka panjang, Carnevali diharapkan dapat:
- Menstabilkan struktur manajemen klub.
- Memperkuat strategi transfer pemain.
- Mengoptimalkan pengembangan talenta muda.
- Meningkatkan kesehatan finansial klub.
- Membantu Juventus kembali bersaing memperebutkan Scudetto dan Liga Champions.
Era Baru Dimulai di Turin
Penunjukan Giovanni Carnevali menjadi sinyal kuat bahwa Juventus ingin memulai babak baru setelah musim yang mengecewakan.
Dengan Luciano Spalletti tetap memimpin dari sisi teknis dan Carnevali mengendalikan arah strategis klub, Juventus berharap bisa segera kembali menjadi kekuatan dominan di sepak bola Italia.
Kini perhatian para tifosi tertuju pada langkah pertama Carnevali, terutama dalam menghadapi bursa transfer musim panas yang akan menjadi ujian awal bagi kepemimpinannya di Turin.

Leave a Reply