
Juventus kembali bergerak di bursa transfer untuk mencari kiper utama baru. Setelah negosiasi dengan Emiliano Martinez dilaporkan mengalami kebuntuan, kini muncul nama baru yang masuk radar Bianconeri, Mile Svilar dari AS Roma.
Menurut laporan dari pakar transfer Fabrizio Romano, Gazzetta, Corriere dello Sport, dan Tuttosport, Juventus telah membuka pembicaraan awal terkait kemungkinan transfer Mile Svilar.
Juventus Butuh Kiper Baru, Prioritas Transfer Musim Panas
CEO Juventus, Giovanni Carnevali, menegaskan bahwa posisi penjaga gawang menjadi salah satu prioritas utama klub pada bursa transfer kali ini.
Ia menyebutkan bahwa Juventus sedang bekerja mencari solusi terbaik, meskipun situasi pasar tidak mudah.
“Kiper dan striker adalah prioritas utama, dua posisi fundamental untuk tim,” ujar Carnevali.
“Kami harus bekerja dengan tenang karena saat ini tuntutan harga di pasar sangat tinggi.”
Pernyataan ini memperjelas bahwa Juventus akan sangat berhati-hati dalam mengambil keputusan di posisi krusial tersebut.
Negosiasi Martinez Mandek
Sebelum muncul nama Svilar, Juventus sempat dikaitkan kuat dengan Emiliano Martinez.
Namun, negosiasi untuk mengamankan tanda tangan kiper Argentina itu dilaporkan tidak mengalami perkembangan signifikan karena kendala harga dan struktur kesepakatan.
Situasi ini membuat Juventus harus mencari alternatif lain di pasar transfer.
Mile Svilar Jadi Target Baru Juventus
Nama Mile Svilar kini muncul sebagai opsi serius. Kiper AS Roma ini bahkan disebut sebagai salah satu penjaga gawang terbaik Serie A dalam dua musim terakhir.
Menurut laporan yang sama, Juventus sudah melakukan pendekatan awal untuk mengetahui situasi sang pemain.
Roma Pasang Harga Tinggi untuk Svilar
Svilar masih terikat kontrak jangka panjang dengan AS Roma hingga 2030, sehingga klub ibu kota memiliki posisi kuat dalam negosiasi.
Roma dikabarkan mematok harga sekitar €60 juta sebagai nilai awal.
Juventus berharap angka tersebut bisa turun ke sekitar €50 juta.
Namun hingga saat ini, Roma disebut tidak menunjukkan niat untuk melepas sang kiper, terutama karena mereka tidak ingin menjual pemain kunci demi memenuhi kebutuhan Financial Fair Play (FFP).

Leave a Reply