
UEFA kembali menegaskan aturan ketat terkait Financial Sustainability Rules dengan menjatuhkan sanksi kepada sejumlah klub Eropa, termasuk dua klub besar Italia: Juventus dan Fiorentina.
Keputusan ini diumumkan setelah Club Financial Control Body (CFCB) menyelesaikan evaluasi terhadap klub-klub peserta kompetisi Eropa musim 2025/26.
Juventus Langgar Aturan Keuangan UEFA
Menurut laporan Corriere dello Sport, Juventus dinyatakan melanggar aturan “football earnings rule”, yang membatasi defisit maksimal €60 juta dalam periode Tiga tahun.
Perhitungan ini mencakup laporan keuangan klub untuk tahun:
- 2023
- 2024
- 2025
Hasilnya, Juventus resmi masuk dalam kategori pelanggaran dan harus menandatangani kesepakatan penyelesaian (settlement agreement) dengan UEFA.
Denda Juventus Bisa Capai €20 Juta
Sebagai konsekuensi, UEFA menjatuhkan sanksi finansial kepada Juventus:
- Total denda: €20 juta
- Denda bersyarat: €14 juta
- Denda pasti dibayar: €6 juta
Jika Juventus memenuhi seluruh target keuangan yang disepakati, maka hanya €6 juta yang wajib dibayar.
Namun jika gagal memenuhi ketentuan, hukuman tambahan bisa diberlakukan.
Risiko Sanksi Lebih Berat untuk Juventus
Selain denda, UEFA juga menetapkan beberapa konsekuensi tambahan bagi Juventus, seperti:
- pembatasan pendaftaran pemain baru di kompetisi Eropa
- pengawasan ketat terhadap laporan keuangan
- hingga potensi larangan tampil di kompetisi Eropa jika gagal memenuhi target
Artinya, Juventus harus menjaga stabilitas finansial dengan sangat ketat dalam beberapa musim ke depan.
Fiorentina Juga Kena Sanksi UEFA
Selain Juventus, Fiorentina juga tidak luput dari hukuman UEFA.
Klub asal Florence itu dikenai denda €6 juta.
Pelanggaran Fiorentina terjadi karena mereka melampaui batas rasio biaya skuad terhadap pendapatan, yang ditetapkan maksimal 70%.
Juventus dan Era Baru Pengelolaan Finansial
Sanksi ini menjadi peringatan serius bagi Juventus untuk:
- memperbaiki struktur keuangan klub
- menjaga keseimbangan pengeluaran dan pendapatan
- serta menghindari risiko pembatasan kompetisi di masa depan
Dengan adanya kesepakatan ini, Juventus dituntut untuk lebih disiplin dalam bursa transfer dan strategi finansial jangka panjang.

Leave a Reply