
Pelatih Juventus, Luciano Spalletti dikabarkan mulai merasa frustrasi dengan lambatnya perkembangan dua transfer penting yang menjadi prioritas klub.
Bianconeri sebelumnya berharap sudah bisa mendapatkan penyerang baru dan penjaga gawang anyar sebelum dimulainya persiapan pramusim.
Namun hingga kini, negosiasi untuk mendatangkan Randal Kolo Muani dari Paris Saint-Germain dan Emiliano Martinez dari Aston Villa masih berjalan di tempat.
Situasi tersebut membuat rencana Spalletti sedikit terganggu karena ia ingin segera memiliki skuad lengkap untuk membangun tim menghadapi musim kompetisi baru.
Juventus Belum Bergerak Maju untuk Kolo Muani dan Martinez
Menurut laporan La Gazzetta dello Sport, Spalletti awalnya memperkirakan Juventus sudah bisa menyambut dua pemain baru sebelum latihan perdana pramusim pada 13 Juli.
Namun kenyataannya, proses negosiasi berjalan lebih sulit dari perkiraan.
Juventus masih belum mencapai kesepakatan dengan:
- Paris Saint-Germain terkait transfer Randal Kolo Muani.
- Aston Villa terkait perekrutan Emiliano Martinez.
Akibatnya, kemungkinan besar hanya Jeff Ekhator yang menjadi pemain baru Juventus yang bergabung sejak awal sesi latihan pramusim.
Kolo Muani Tetap Target Utama Spalletti
Dari dua nama tersebut, Randal Kolo Muani menjadi pemain yang paling diinginkan oleh Luciano Spalletti.
Penyerang asal Prancis itu sudah lama menjadi target utama Juventus untuk memperkuat lini depan. Spalletti melihat Kolo Muani sebagai sosok yang mampu memberikan variasi berbeda dalam serangan Bianconeri.
Kualitas yang membuat Juventus tertarik kepada pemain PSG tersebut antara lain:
- Kecepatan dalam melakukan penetrasi.
- Kemampuan bermain sebagai penyerang tengah maupun second striker.
- Kekuatan fisik dalam duel dengan bek lawan.
- Mobilitas tinggi yang sesuai dengan sepak bola modern.
Namun, masalah utama berada pada nilai transfer.
PSG Naikkan Harga Kolo Muani
Awalnya Juventus berharap bisa mendapatkan Kolo Muani melalui skema pinjaman dengan kewajiban membeli.
Namun PSG disebut telah menaikkan tuntutan mereka dan kini meminta nilai sekitar 50 juta euro untuk melepas sang striker.
Sementara itu, Juventus tidak ingin mengeluarkan lebih dari 40 juta euro untuk formula pinjaman dengan kewajiban pembelian.
Perbedaan angka tersebut membuat negosiasi berjalan alot.
PSG ingin mendapatkan keuntungan maksimal dari pemain yang mereka datangkan dari Eintracht Frankfurt, sedangkan Juventus tetap menjaga prinsip kehati-hatian finansial.
Juventus Tahan Langkah untuk Emiliano Martinez
Selain sektor penyerang, Juventus juga membutuhkan penjaga gawang baru dan mengincar Emiliano Martinez.
Kiper Aston Villa tersebut dianggap sebagai kandidat ideal untuk menjadi pemimpin baru di bawah mistar Juventus.
Pengalaman internasional Martinez menjadi salah satu alasan utama ketertarikan Bianconeri, terutama setelah sang pemain sukses membawa Argentina meraih berbagai gelar besar.
Namun, Juventus belum menemukan kesepakatan dengan Aston Villa.
Menurut laporan Gazzetta, Juventus tidak ingin mengeluarkan lebih dari 6-7 juta euro untuk mendatangkan Martinez.
Nominal tersebut jauh dari kemungkinan tuntutan Aston Villa yang tentu ingin mendapatkan kompensasi besar untuk kiper utama mereka.
Spalletti Ingin Skuad Lengkap Sejak Awal
Keterlambatan dua transfer tersebut menjadi perhatian bagi Spalletti.
Pelatih asal Italia itu ingin memiliki skuad yang sudah hampir lengkap sejak awal pramusim agar para pemain baru dapat memahami ide permainan dan filosofi taktiknya.
Kehadiran striker baru sangat penting karena Juventus membutuhkan tambahan kualitas di lini depan.
Sementara itu, posisi penjaga gawang juga menjadi sektor yang ingin diperkuat untuk meningkatkan persaingan dalam skuad.
Semakin cepat pemain baru bergabung, semakin besar peluang mereka beradaptasi sebelum musim resmi dimulai.
Situasi Kolo Muani dan Martinez menunjukkan bahwa Juventus masih harus bersabar dalam melakukan manuver transfer.
Klub Turin tersebut tetap aktif mencari solusi, tetapi tidak ingin melakukan pembelian dengan harga yang dianggap terlalu tinggi.
Strategi Juventus saat ini adalah menemukan kesepakatan terbaik tanpa mengorbankan keseimbangan finansial klub.
Namun, waktu menjadi faktor penting karena Spalletti membutuhkan kepastian sebelum kompetisi dimulai.

Leave a Reply