Spalletti Ungkap Kandidat Kiper Juventus: “Suzuki Terlalu Mahal, Vicario Masih Dipertanyakan”

Juventus terus bergerak di bursa transfer musim panas ini setelah musim lalu yang cukup sulit. Selain memperkuat lini depan dan sektor sayap, Bianconeri juga tengah mencari solusi untuk posisi penjaga gawang.

Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, memberikan gambaran mengenai situasi pencarian kiper baru timnya. Dua nama yang menjadi perhatian adalah Zion Suzuki dari Parma dan Guglielmo Vicario yang saat ini membela Tottenham Hotspur.

Namun, Spalletti mengakui bahwa kedua opsi tersebut memiliki tantangan masing-masing. Suzuki dinilai memiliki potensi besar, tetapi harga transfernya dianggap terlalu tinggi. Sementara Vicario masih menyisakan tanda tanya karena situasinya bersama klub Premier League tersebut.

Zion Suzuki Punya Potensi Besar, Tetapi Harganya Sulit Dijangkau

Nama Zion Suzuki menjadi salah satu kiper muda yang paling menarik perhatian di Serie A. Penjaga gawang asal Jepang tersebut tampil menjanjikan bersama Parma dan masuk radar sejumlah klub besar Eropa.

Spalletti tidak menyembunyikan kekagumannya terhadap kemampuan Suzuki. Namun, pelatih Juventus itu menilai harga sang pemain saat ini menjadi kendala utama.

“Saya sangat menyukai Suzuki, karena dia adalah kiper dengan prospek yang luar biasa. Jika melihat berita yang ada, dia dikaitkan dengan semua klub besar, tetapi saat ini harganya terlalu mahal karena ada banyak komplikasi,” ujar Spalletti.

Menurut Spalletti, Juventus harus tetap memperhitungkan kondisi finansial klub sebelum mengambil keputusan besar.

“Kami juga harus mempertimbangkan pengeluaran yang kami lakukan,”

Suzuki memang memiliki profil menarik: masih muda, memiliki kemampuan fisik kuat, serta dianggap memiliki masa depan cerah. Namun, Juventus harus menilai apakah investasi besar untuk sang kiper sesuai dengan kebutuhan tim saat ini.

Vicario Jadi Alternatif, Tetapi Juventus Ingin Tahu Alasan Tottenham

Selain Suzuki, Juventus juga memantau situasi Guglielmo Vicario. Kiper asal Italia tersebut memiliki pengalaman lebih besar dan sebelumnya tampil impresif bersama Tottenham.

Namun, kondisi Vicario di London Utara membuat Juventus berhati-hati.

Vicario disebut kehilangan tempat di bawah arahan pelatih Tottenham setelah mengalami cedera bahu pada Maret lalu. Situasi tersebut menimbulkan pertanyaan bagi Spalletti.

“Vicario adalah kiper berpengalaman yang sudah melewati beberapa situasi, salah satunya cukup serius. Kami harus memahami mengapa klub seperti Tottenham memutuskan untuk tidak memainkannya dan evaluasi apa yang mereka lakukan.”

Bagi Juventus, keputusan Tottenham terhadap Vicario menjadi faktor penting sebelum mengambil langkah lebih jauh.

Klub Turin tidak hanya melihat kemampuan teknis seorang pemain, tetapi juga ingin memahami kondisi fisik dan alasan di balik perubahan statusnya di klub sebelumnya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*