Khephren Thuram Operasi Lutut, Absen 4 Bulan Bela Juventus

Kabar buruk datang untuk Juventus di awal musim 2026/27. Khephren Thuram dilaporkan harus menjalani operasi lutut dan diperkirakan akan menepi hingga Januari 2027.

Gelandang asal Prancis tersebut mengalami masalah pada lututnya sejak akhir musim 2025/26. Setelah menjalani pemeriksaan lebih lanjut bersama spesialis lutut di Lyon, keputusan untuk melakukan operasi akhirnya diambil.

Menurut sejumlah laporan media Italia, Thuram dijadwalkan menjalani operasi pada Kamis, 3 September 2026.

Cedera tersebut menjadi pukulan cukup besar bagi Juventus karena Thuram diproyeksikan sebagai salah satu bagian penting lini tengah Bianconeri musim ini.

Khephren Thuram Akan Jalani Operasi Lutut

Thuram disebut mengalami patellofemoral syndrome, masalah yang telah mengganggu kondisi lututnya sejak penghujung musim lalu.

Untuk mendapatkan evaluasi lebih mendalam, Thuram mendatangi spesialis lutut Bertrand Sonnery Cottet di Lyon pada awal pekan ini.

Setelah melakukan pemeriksaan, sang spesialis dilaporkan merekomendasikan prosedur operasi sebagai langkah untuk mengatasi persoalan tersebut.

Menurut laporan Gazzetta, operasi akan dilakukan secara artroskopi untuk menangani kerusakan akibat keausan pada tulang rawan yang melapisi bagian belakang tempurung lutut.

Prosedur tersebut diharapkan dapat membantu menyelesaikan masalah yang selama beberapa bulan terakhir menghambat kondisi Thuram.

Juventus Kehilangan Thuram Sekitar Empat Bulan

Setelah operasi, Thuram diperkirakan membutuhkan waktu sekitar empat bulan untuk menjalani pemulihan.

Artinya, sang gelandang diprediksi baru bisa kembali beraksi pada Januari 2027.

Absennya Thuram jelas menjadi kehilangan bagi Juventus. Pemain berusia 25 tahun tersebut memiliki peran penting dalam keseimbangan lini tengah dan menjadi salah satu pilihan utama dalam skuad Bianconeri.

Dengan periode pemulihan yang cukup panjang, Juventus harus menjalani sebagian besar paruh pertama musim tanpa salah satu gelandang pentingnya.

Namun, klub sebenarnya sudah mengambil langkah antisipasi pada hari terakhir bursa transfer.

Thuram Tak Pernah Tampil di Pramusim

Masalah lutut tersebut juga menjelaskan mengapa Thuram tidak pernah tampil dalam pertandingan persahabatan Juventus selama pramusim.

Sepanjang musim panas, sang gelandang lebih banyak menjalani latihan secara terpisah dari rekan-rekan setimnya.

Situasi tersebut menjadi indikasi bahwa masalah fisiknya memang membutuhkan perhatian khusus.

Alih-alih memaksakan Thuram kembali bermain, Juventus memilih menangani persoalan tersebut secara lebih hati-hati. Kini, keputusan operasi menjadi langkah lanjutan untuk memberikan solusi terhadap masalah yang telah berlangsung sejak musim sebelumnya.

Juventus Sudah Siapkan Pengganti Thuram

Menariknya, Juventus telah melakukan langkah untuk menambah kedalaman lini tengah sebelum kondisi Thuram benar-benar dipastikan membutuhkan operasi.

Pada hari terakhir bursa transfer, Bianconeri mendatangkan Pape Matar Sarr dari Tottenham dengan status pinjaman yang disertai opsi pembelian.

Kehadiran Sarr menjadi sangat penting dalam situasi seperti sekarang.

Dengan Thuram harus menepi hingga Januari, Juventus membutuhkan pemain tambahan agar pilihan di lini tengah tetap memadai sepanjang paruh pertama musim.

Sarr pun memiliki kesempatan untuk memainkan peran lebih besar dari yang mungkin sebelumnya diperkirakan.

Bukan Satu-Satunya Masalah Cedera Juventus

Masalah Thuram semakin menambah daftar pemain Juventus yang harus menjalani perawatan panjang.

Sebelumnya, Kenan Yildiz juga mengalami cedera serius dan telah menjalani operasi akibat patah tulang pada kakinya.

Yildiz diperkirakan harus menepi setidaknya selama tiga bulan.

Dengan demikian, Juventus kini harus mengelola skuad secara lebih hati-hati. Absennya dua pemain penting dalam periode yang berdekatan tentu dapat memengaruhi kedalaman tim, terutama ketika jadwal pertandingan mulai semakin padat.

Tantangan Besar untuk Juventus hingga Akhir Tahun

Kehilangan Thuram selama sekitar empat bulan berarti Juventus harus mencari solusi untuk menjaga keseimbangan lini tengah hingga memasuki awal 2027.

Situasi ini juga akan menguji kedalaman skuad dan kemampuan staf pelatih dalam melakukan rotasi.

Salah satu keuntungan Juventus adalah kedatangan Sarr yang memberikan alternatif baru. Namun, gelandang asal Senegal tersebut tetap membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan lingkungan baru, rekan setim, serta tuntutan sepak bola Italia.

Pada akhirnya, kontribusinya akan menjadi semakin penting selama Thuram menjalani pemulihan.

Kini, fokus utama adalah memastikan Thuram menjalani operasi dan rehabilitasi dengan baik agar bisa kembali ke lapangan dalam kondisi optimal pada 2027.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*