Sarr: “Paul Pogba Adalah Panutan Saya di Juventus”

Juventus mendapatkan tambahan tenaga di lini tengah pada musim 2026/27. Pape Matar Sarr resmi merapat ke Turin dari Tottenham Hotspur pada hari terakhir bursa transfer dengan status pinjaman selama satu musim.

Tidak butuh waktu lama bagi gelandang asal Senegal tersebut untuk mengungkapkan antusiasmenya sebagai pemain Juventus.

Dalam wawancara pertamanya yang dirilis melalui kanal resmi klub, Sarr berbicara mengenai kesan pertamanya terhadap Bianconeri, gaya bermainnya, target pribadi, hingga sosok mantan pemain Juventus yang menjadi panutannya, yakni Paul Pogba.

Sarr Terpukau dengan Sejarah Juventus

Sarr mengaku langsung merasakan besarnya Juventus sejak tiba di klub.

Menurutnya, Juventus bukan sekadar klub besar di Italia, tetapi sebuah institusi sepak bola dengan sejarah panjang dan deretan pemain legendaris.

“Kesan pertama saya adalah Juventus merupakan klub yang sangat besar dengan sejarah yang dipenuhi pemain-pemain hebat seperti Zidane, Paul Pogba, dan Platini,” ujar Sarr.

Pemain berusia 23 tahun itu juga mengaku sangat bahagia bisa menjadi bagian dari perjalanan Juventus musim ini.

“Saya sangat senang berada di sini. Saya benar-benar antusias menghadapi tantangan baru bersama Juventus,” lanjutnya.

Bagi Sarr, kesempatan bermain untuk Juventus merupakan langkah penting dalam perkembangan kariernya.

Pape Matar Sarr Jelaskan Gaya Bermainnya

Kehadiran Sarr di Juventus diharapkan memberikan energi tambahan di lini tengah.

Gelandang internasional Senegal tersebut menggambarkan dirinya sebagai pemain yang mampu berkontribusi di berbagai area lapangan. Ia tidak ingin hanya dikenal sebagai gelandang bertahan atau pemain yang bertugas mengatur serangan.

“Saya adalah pemain yang suka naik turun di kedua sisi lapangan. Saya bisa mencetak gol, membangun permainan tim, dan juga bertahan,” jelas Sarr.

Karakter tersebut menjadi salah satu alasan mengapa Sarr dapat memberikan opsi berbeda bagi Juventus.

Ia memiliki kemampuan untuk membantu pertahanan ketika tim kehilangan bola, tetapi juga mampu bergerak ke depan ketika Bianconeri membangun serangan.

Sarr Ingin Cepat Beradaptasi dengan Juventus

Salah satu target utama Sarr setelah tiba di Turin adalah beradaptasi secepat mungkin.

Ia menyadari bahwa Juventus memiliki standar tinggi dan gaya bermain yang menuntut setiap pemain untuk segera memahami sistem tim.

“Saya ingin beradaptasi dengan cara bermain tim karena Juventus adalah klub top,” kata Sarr.

Adaptasi menjadi aspek penting bagi pemain yang baru bergabung, terlebih Juventus memiliki target besar pada musim ini.

Sarr tidak ingin terlalu terbebani dengan ekspektasi jangka panjang. Ia memilih fokus pada pertandingan demi pertandingan.

“Kami akan mencoba fokus pada satu pertandingan demi satu pertandingan, memenangkan sebanyak mungkin pertandingan, lalu kita lihat ke mana semuanya akan membawa kami,” tuturnya.

Paul Pogba Jadi Role Model Sarr di Juventus

Salah satu bagian paling menarik dari wawancara tersebut muncul ketika Sarr ditanya mengenai pemain Juventus yang menjadi panutannya.

Jawabannya sangat jelas.

“Jika saya harus menyebut panutan di Juventus, saya akan mengatakan Paul Pogba,” ungkapnya.

Pogba memang pernah menjadi salah satu gelandang paling menonjol dalam sejarah modern Juventus. Pada periode pertamanya di Turin, pemain Prancis tersebut berkembang menjadi gelandang kelas dunia sebelum kemudian kembali ke Manchester United pada 2016.

Bagi Sarr, Pogba menjadi contoh menarik karena memiliki kemampuan lengkap sebagai gelandang.

Teknik, kekuatan fisik, kemampuan membawa bola, kreativitas, hingga kontribusi dalam mencetak gol merupakan karakteristik yang membuat Pogba begitu menonjol ketika masih menjadi pemain Juventus.

Tidak mengherankan jika Sarr menjadikan mantan bintang Bianconeri tersebut sebagai referensi dalam perjalanan kariernya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*