Tardelli: Cedera Jadi Pukulan Besar untuk Juventus, Bursa Transfer Tak Membantu Spalletti

Juventus menghadapi situasi sulit setelah badai cedera menghantam sejumlah pemain penting.

Legenda Bianconeri dan Italia, Marco Tardelli, menilai absennya Manuel Locatelli menjadi pukulan besar bagi tim, terlebih setelah Kenan Yildiz dan Khephren Thuram lebih dulu masuk ruang perawatan.

Di sisi lain, Tardelli juga menilai aktivitas Juventus di bursa transfer musim panas belum cukup membantu Luciano Spalletti.

Juventus harus kehilangan Manuel Locatelli untuk waktu yang cukup panjang. Sang kapten menjalani operasi meniskus pada Selasa dan diperkirakan absen selama beberapa bulan, bahkan bisa mencapai enam bulan.

Bagi Tardelli, kehilangan Locatelli menjadi masalah serius karena sang gelandang bukan hanya penting dari sisi teknis, tetapi juga memiliki kepribadian dan karakter kepemimpinan yang dibutuhkan Juventus.

“Ini tentu menjadi pukulan besar bagi klub, terutama karena terjadi bersamaan dengan absennya Yildiz,. Namun, Anda harus menerimanya. Entah Anda memiliki skuad yang sangat besar sehingga bisa menemukan pengganti yang sesuai, atau Anda harus menerima situasi buruk tersebut dan terus berjalan,” ujar Tardelli kepada Gazzetta.

Juventus Kehilangan Pemain Penting di Lini Tengah

Menurut Tardelli, pergantian kapten bukan persoalan utama. Ban kapten memang bisa berpindah dari satu pemain ke pemain lainnya.

Persoalan sebenarnya adalah bagaimana Juventus menggantikan kontribusi Locatelli di atas lapangan.

“Ban kapten berpindah dari satu lengan ke lengan lainnya, dan itu tidak masalah. Masalahnya adalah Locatelli merupakan pemain penting, sehingga sangat krusial menggantinya dengan pemain penting lainnya, seseorang yang memiliki kepribadian seperti Locatelli,” lanjutnya.

Tardelli mengakui bahwa menemukan sosok seperti Locatelli bukan perkara mudah. Namun, menurutnya, klub sebesar Juventus seharusnya memiliki opsi di dalam skuad.

“Memang tidak mudah, tetapi mereka harus menemukannya. Dalam skuad seperti Juventus, seharusnya ada seseorang yang bisa melakukannya,”

Badai Cedera Semakin Mengkhawatirkan

Masalah Juventus tidak berhenti pada Locatelli. Sebelumnya, Kenan Yildiz dan Khephren Thuram juga harus menjalani operasi karena masalah berbeda.

Selain mereka, Andrea Cambiaso, Jeff Ekhator, Weston McKennie, Juan Cabal, dan Jeremie Boga juga tengah mengalami masalah otot.

Situasi tersebut tentu menjadi ujian berat bagi Spalletti. Ketika sejumlah pemain penting harus menepi secara bersamaan, kedalaman skuad akan menjadi faktor yang sangat menentukan.

Namun, Tardelli melihat ada sisi lain dari situasi sulit tersebut.

“Kadang-kadang moral tim memang bisa terdampak, tetapi harus dikatakan juga bahwa Anda bisa menemukan energi justru dalam kesulitan dan momen-momen sulit. Energi yang mungkin sebelumnya tidak Anda sadari Anda miliki,” kata Tardelli.

Locatelli dan Thuram Seharusnya Jadi Duet Utama

Absennya Locatelli dan Thuram terasa semakin berat karena keduanya diproyeksikan menjadi bagian penting dari lini tengah Juventus musim ini.

Locatelli merupakan pemain yang memberikan keseimbangan sekaligus pengalaman, sementara Thuram diharapkan menghadirkan tenaga dan dinamisme di sektor tengah.

Kini, keduanya diperkirakan harus menepi selama beberapa bulan. Thuram bahkan disebut baru berpeluang kembali pada Januari 2027.

Kondisi tersebut membuat Juventus berpotensi kembali melihat pasar pemain bebas transfer. Namun, Tardelli menegaskan bahwa solusi yang ditemukan harus memiliki kualitas tinggi.

“Ini masalah yang sangat besar. Juventus bisa kembali ke bursa transfer untuk mencari pemain berstatus bebas transfer karena sekarang hanya pemain tanpa kontrak yang bisa bergabung. Secara umum, mereka perlu menemukan seseorang yang bisa menggantikan mereka dengan kualitas bagus, atau lebih tepatnya kualitas yang sangat baik,” jelasnya.

“Memang tidak mudah, tetapi terkadang dalam sepak bola ada kejutan,”

McKennie dan Koopmeiners Bisa Jadi Solusi Spalletti

Dengan krisis yang terjadi, Spalletti harus mencari formula baru untuk lini tengah Juventus.

Tardelli melihat Weston McKennie sebagai salah satu pemain yang paling bisa diandalkan. Pemain asal Amerika Serikat itu selama beberapa tahun telah menunjukkan fleksibilitasnya di Juventus.

“McKennie, pertama-tama, jelas merupakan seseorang yang selama bertahun-tahun telah menunjukkan di Juventus bahwa dia bisa melakukan banyak hal dan sangat bisa diandalkan,” ujar Tardelli.

Selain McKennie, Tardelli juga menyebut Teun Koopmeiners sebagai opsi menarik.

Koopmeiners memang belum mampu memenuhi ekspektasi besar yang muncul setelah kedatangannya. Namun, Tardelli tetap memberikan penilaian positif terhadap gelandang asal Belanda tersebut.

“Lalu ada Koopmeiners. Dia belum memberikan apa yang semua orang harapkan hingga sekarang, dan baru belakangan ini dia berhasil melakukan sesuatu, tetapi dia adalah pemain yang sangat saya sukai.”

Koopmeiners sejauh ini baru tampil sebagai pemain pengganti dalam tiga pertandingan. Meski menit bermainnya baru mencapai 41 menit, ia mampu memberikan dampak dengan mencetak satu gol dan menyumbangkan satu assist.

Tardelli: Spalletti Harus Membangkitkan Energi Skuad

Krisis cedera tersebut pada akhirnya akan menjadi ujian besar bagi kemampuan Spalletti dalam mengelola skuad.

Tardelli percaya sang pelatih memiliki karakter yang tepat untuk menghadapi situasi seperti ini. Menurutnya, Spalletti akan berusaha membangkitkan motivasi para pemain sebagaimana yang telah dilakukannya selama ini.

“Menurut saya, dia akan memotivasi skuad seperti yang selalu dia lakukan di masa lalu,” kata Tardelli.

Tardelli bahkan memberikan pujian tinggi kepada Spalletti dengan menyebutnya sebagai pelatih yang unik dan sangat bagus.

Namun, ada satu hal yang menurutnya membuat pekerjaan Spalletti menjadi semakin sulit: bursa transfer Juventus belum cukup membantu.

“Spalletti adalah pelatih yang unik, sangat bagus menurut saya. Tetapi Anda harus memahaminya, karena bersamanya Anda bisa memberikan banyak hal jika Anda mengikutinya, dan itu bukan sesuatu yang bisa dianggap pasti. Bursa transfer tentu saja tidak membantunya.” Pungkas Tardelli.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*